Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Harianjogja.com, JOGJA-Sore ini, ribuan warga Mianangkabau, Sumatra Barat yang ada di DIY akan menggelar Halal bi Halal di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pertemuan tahunan tersebut rencananya akan dihadiri Wakil Gubernur Sumatra Barat Muslim Kasim.
Panitia Acara, Armen Dedi mengatakan, dari 8000 warga Minangkabau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Minangkabau Yogyakarta (IKBMY), hanya sekitar 3.000 yang diperkirakan datang.
“Acara dimulai pukul 18.30 WIB,” kata Armen, Senin (25/8/2014)
Dalam acara tersebut juga sekaligus launching rumah gadang (rumah adat Sumatra Barat) oleh Wakil Gubernur, kemudian juga ada lelang 9 lukisan karya warga Minang di Jogja. Tarian tradisional Minangkabau dan berbagai kuliner khas Sumatra Barat juga akan melengkapi acara Halal bi Halal tersebut.
Menurut Armen, pertemuan IKBMY tahun ini ingin menekankan kepada warga Minangkabau di DIY untuk selalu bangkit dan mencoba berbagai terobosan-terobosan barru yang positif di negeri rantau khususnya bagi anak-anak muda mahasiswa yang termasuk baru datang di Jogja. “Dalam isitilah kita ‘Mambangkik Batang Tarandam” tandas Armen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
BNN menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari MV Ocean Porter yang diperkirakan berpotensi berdampak pada 14,1 juta jiwa.
Dua gajah sumatera Deo dan Sinta tiba di Tabang Zoo setelah menempuh perjalanan lima hari dari Gembira Loka Zoo Jogja.
Kokap Kulonprogo mengandalkan potensi lokal, Kopi Roro, Waduk Sermo, dan padat karya untuk membuka peluang ekonomi masyarakat.
Impor tanaman hias Indonesia mencapai Rp18 triliun pada 2025. ASA Indonesia mendorong petani lokal meningkatkan produksi aglaonema.
KAI menghadapi persoalan pembebasan lahan dalam pembangunan jalur kereta baru di Sumatra, Kalimantan, dan Bali.