Advertisement
JALUR TENGKORAK : Jalan Jogja-Wates Perlu Diperlebar
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL- Jalur Jogja-Wates di wilayah Bantul menjadi jalur tengkorak, karena paling rawan kecelakaan dan paling banyak menimbulkan korban tewas. Jalur ini perlu diperlebar.
Kanit Laka Polres Bantul Ipda Budi Haryanta menyatakan, lebar jalan Jogja-Wates sejatinya tidak memadai menjadi rute angkutan barang seperti jalur Pantura.
Advertisement
Lebar jalan ini hanya sekitar 7-8 meter, serta tidak ada pembatas jalan yang memisahkan pengendara dari Jogja ke Wates atau sebaliknya.
"Kapan saja penumpang mau belok bisa, jalannya juga sempit wajar kalau bersenggolan," jelas Budi, baru-baru ini.
Budi mengakui, Jalan Jogja-Wates kini menjadi jalur paling berbahaya di Kabupaten Bantul lantaran tingginya angka kecelakaan.
Sejatinya kata dia, upaya petugas kepolisian menjaga lalu lintas tidak cukup untuk menekan kasus kecelakaan tersebut.
Ia mendorong agar kepadatan lalu lintas di jalur ini dapat dikurangi dengan memindahkannya ke jalur lain.
Salah satu solusi paling tepat menurut Budi adalah dengan segera menyelesaikan pembangunan jalur jalan lintas selatan (JJLS) yang melintasi Kabupaten Bantul.
"JJLS itu solusi paling tepat untuk memindahkan arus kendaraan, karena Jalan Jogja-Wates ini terlalu kecil kalau untuk kendaraan besar," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




