Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Kelompok kesenian sanggar Kembang Sakura berkostum punokawan dalam Kirab Pembukaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 26 di kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Rabu (20/08/2014). Festival Kesenian Yogyakarta tahun ini tidak hanya digelar di Plasa Pasar Ngasem Yogyakarta namun juga di 4 kabupaten lainya.
Harianjogja.com, JOGJA—Forum diskusi Dewan Pendidikan, Dewan Kebudayaan, Dewan Riset Daerah serta Persatuan Pengusaha Periklanan Indonesia (P3I) DIY sepakat mengusulkan Jogja Istimewa sebagai brand baru bagi DIY.
Kesepakatan itu merupakan hasil diskusi selama lebih dari satu jam yang digelar di Dewan Pendidikan DIY, Kompleks Kepatihan Jogja, Senin (3/11/2014). Hal itu dilakukan menyusul merebaknya pro dan kontra terhadap logo baru DIY hasil rebranding yang ditelurkan tim Hermawan Kertajaya, Jogja New Life New Harmony.
Wakil Ketua Dewan Pendidikan DIY Hari Dendi mengatakan usulan brand baru segera disampaikan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY. Para peserta forum diskusi menegaskan branding maupun logo merupakan identitas daerah.
Karena itu, warga Jogja sendiri harus merasa memiliki, merasa bangga, tidak merasa asing terhadap brand dan logo daerahnya. Para peserta forum tersebut juga setuju dengan brand Jogja dengan tagline Istimewa.
“Forum ini menyepakati logo dengan nama Jogja yang ditulis pakai huruf J. Tagline-nya setuju Istimewa. Soal desain grafis, diserahkan kepada ahlinya,” ujar Hari seusai memimpin diskusi kemarin.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan rebranding logo DIY yang baru Jogja New Life New Harmony belum final. Masih akan ada satu kali lagi acara urun rembug sebelum Pemerintah DIY resmi meluncurkan logo baru tersebut kepada masyarakat. Sultan menegaskan dia tidak akan menjadi juri atas rebranding logo baru daerah. Dialog merupakan tata cara yang lebih baik untuk mencapai hasil akhir dalam penetapan rebranding DIY.
“[Yang menentukan] hasil terakhir [urun rembug] nanti bagaimana,” papar Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.