Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Cegah Sel Kanker
Berhenti merokok, menjaga berat badan, dan pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko pertumbuhan sel kanker.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Kelompok kesenian sanggar Kembang Sakura berkostum punokawan dalam Kirab Pembukaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 26 di kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Rabu (20/08/2014). Festival Kesenian Yogyakarta tahun ini tidak hanya digelar di Plasa Pasar Ngasem Yogyakarta namun juga di 4 kabupaten lainya.
Harianjogja.com, JOGJA—Forum diskusi Dewan Pendidikan, Dewan Kebudayaan, Dewan Riset Daerah serta Persatuan Pengusaha Periklanan Indonesia (P3I) DIY sepakat mengusulkan Jogja Istimewa sebagai brand baru bagi DIY.
Kesepakatan itu merupakan hasil diskusi selama lebih dari satu jam yang digelar di Dewan Pendidikan DIY, Kompleks Kepatihan Jogja, Senin (3/11/2014). Hal itu dilakukan menyusul merebaknya pro dan kontra terhadap logo baru DIY hasil rebranding yang ditelurkan tim Hermawan Kertajaya, Jogja New Life New Harmony.
Wakil Ketua Dewan Pendidikan DIY Hari Dendi mengatakan usulan brand baru segera disampaikan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY. Para peserta forum diskusi menegaskan branding maupun logo merupakan identitas daerah.
Karena itu, warga Jogja sendiri harus merasa memiliki, merasa bangga, tidak merasa asing terhadap brand dan logo daerahnya. Para peserta forum tersebut juga setuju dengan brand Jogja dengan tagline Istimewa.
“Forum ini menyepakati logo dengan nama Jogja yang ditulis pakai huruf J. Tagline-nya setuju Istimewa. Soal desain grafis, diserahkan kepada ahlinya,” ujar Hari seusai memimpin diskusi kemarin.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan rebranding logo DIY yang baru Jogja New Life New Harmony belum final. Masih akan ada satu kali lagi acara urun rembug sebelum Pemerintah DIY resmi meluncurkan logo baru tersebut kepada masyarakat. Sultan menegaskan dia tidak akan menjadi juri atas rebranding logo baru daerah. Dialog merupakan tata cara yang lebih baik untuk mencapai hasil akhir dalam penetapan rebranding DIY.
“[Yang menentukan] hasil terakhir [urun rembug] nanti bagaimana,” papar Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berhenti merokok, menjaga berat badan, dan pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko pertumbuhan sel kanker.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.