Advertisement

16 Pasar Tradisional di Bantul dalam Kondisi Memprihatinkan

Redaksi Solopos
Rabu, 05 November 2014 - 22:40 WIB
Nina Atmasari
16 Pasar Tradisional di Bantul dalam Kondisi Memprihatinkan

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL- Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengusulkan perbaikan bangunan 16 pasar tradisional di wilayah setempat pada tahun anggaran 2015, mengingat kondisi fisik bangunan yang dinilai memprihatinkan.

"Masih ada 16 pasar yang jadi 'PR' [pekerjaan rumah] kami saat ini, misalnya Pasar Semampir, Pasar Koripan, Pasar Sorobayan dan Pasar Gatak. Makanya perlu diusulkan perbaikannya pada tahun depan," kata Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Bantul, Hermawan Setiadji, Selasa (4/11/2014).

Advertisement

Menurut dia, selain dinilai memprihatinkan, 16 pasar yang menjadi perhatian untuk perbaikan tahun depan itu juga belum siap menghadapi musim hujan, karena pasar tersebut rawan becek jika kemasukan air hujan, ditambah dengan kondisi bangunan yang tidak bagus.

"Lokasinya [pasar] berada di tempat rendah, bahkan atapnya rendah, jadi 'sundul' [rawan kepala terbentur], memang tidak separah Pasar Pleret dulu, tapi tetap becek kalau musim hujan sehingga butuh perbaikan," katanya.

Adapun perbaikan 16 pasar tersebut, kata dia sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Pemkab Bantul tahun depan dan diperkirakan, untuk perbaikan pasar-pasar tradisional tersebut membutuhkan dana sekitar Rp30 miliar.

"Ditargetkan, pada 2018 nanti, seluruh pasar di Bantul kondisinya sudah baik. Total ada 31 pasar, delapan di antaranya diperbaiki tahun ini, 16 pasar diperbaiki tahun depan, dan tujuh lainnya diperbaiki bertahap karena memang belum terlalu mendesak," katanya.

Sementara itu, kata dia delapan pasar yang diperbaiki pada tahun anggaran 2014 ini yakni Pasar Pleret, Pasar Jlagran, Pasar Sungapan, Pasar Bantul, Pasar Janten, Pasar Dlingo, Pasar Unggas Bantul dan Pasar Imogiri, dengan total anggaran mencapai Rp39 miliar.

"Perbaikan pasar sudah hampir selesai, jadi saat ini kami sedang dalam tahap sosialisasi memasukkan pedagang ke pasar [bangunan] baru. Mulai pertengahan November ini, jadwal [sosialisasi] Pasar Sungapan kemudian diikuti Pasar Jlagran dan Janten," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jadi Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad Bikin Program Indonesia Gembira

News
| Sabtu, 15 Februari 2025, 21:47 WIB

Advertisement

alt

Pemerintah Kalurahan Patalan Bantul Sediakan Wisata Naik Andong Keliling Perdesaan

Wisata
| Rabu, 12 Februari 2025, 19:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement