Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ilustrasi pupuk bersubsidi (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jelang musim tanam, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Gunungkidul meminta petani untuk waspada peredaran pupuk yang mirip pupuk bersubsidi. Pupuk palsu dari sisi kemasan maupun merek hampir ada kesamaan dengan pupuk bersubsidi. Namun, dari sisi kualitas, produk tersebut masih dipertanyakan.
Kepala Dinas TPH Azman Latif mengakui saat ini banyak pupuk non-bersubsidi yang beredar di pasaran.
“Hampir sama persis, kalau tidak jeli petani bisa tertipu. Apalagi, dari sisi harga juga lebih murah ketimbang pupuk bersubsidi,” kata Azman saat dihubungi Harianjogja.com, Selasa (4/11/2014).
Dia menjelaskan produk yang menyerupai pupuk bersubsidi antara lain Poska dan SP3.6. Produk ini hampir mirip dengan Phonska dan SP36, pupuk bersubsidi milik pemerintah. Sebab, dari sisi kemasan maupun merek hampir sama persis. Meski demikian, Azman belum bisa memastikan kualitas pupuk tersebut. Namun, jika dilihat dari bungkus, pupuk-pupuk itu memiliki izin produksi resmi.
“Kami memang belum melakukan penelitian. Namun, ada baiknya petani untuk waspada, karena kualitas barang yang dijual belum pernah diuji,” papar mantan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Ketahanan Pangan itu.
Lebih jauh dikatakan Azman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi untuk masa tanam mendatang. Saat ini, stok pupuk jenis urea sebanyak 10.830 ton, Npk sebanyak 4.849 ton, Sp36 sebanyak 905 ton, Za 908 ton dan pupuk organik sebanyak 3.056 ton.
“Stok masih aman. Jadi para petani tidak perlu khawatir,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Menlu Sugiono mendorong reformasi PBB dan Dewan Keamanan agar lebih relevan menghadapi konflik global dan tantangan dunia saat ini.
Istana menegaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari program Banpres untuk masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi.
Polresta Pekalongan mengusut dugaan pencabulan enam santriwati di sebuah ponpes di Buaran dan mengamankan pengasuh pondok.
InJourney Airports memproyeksikan tiga juta penumpang pesawat melintas di 37 bandara selama libur Iduladha dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Ledakan balon udara berpetasan di Blitar saat Iduladha menewaskan satu warga dan melukai dua anak di Desa Tambakan.