Advertisement

GAMELOFT INDONESIA : Jogja Dukung Gameloft, Penggerebekan Disebut hanya Salah Paham

Kamis, 13 November 2014 - 16:20 WIB
Nina Atmasari
GAMELOFT INDONESIA : Jogja Dukung Gameloft, Penggerebekan Disebut hanya Salah Paham

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja dan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengklaim dukung keberadaan kantor Gameloft di Jogja. Adapun penggerebekan polisi yang dilakukan Senin (11/11/2014) di kantor tersebut disebut hanya salah paham.

“Kami, Pemkot juga Pemprov, mendukung kegiatan ini, perusahaan ini, yang berinvestasi di bidang kreatif dan bersama-sama membangun teman-teman bekerja kreatif,” kata Walikota Jogja, Haryadi Suyuti, saat berkunjung ke kantor Gameloft Indonesia di Jl. HOS. Tjokroaminoto No. 73 Jogja, Rabu (12/11/2014).

Advertisement

Walikota Haryadi datang untuk bersilaturahmi sekaligus menunjukkan dukungan Pemkot kepada perusahaan praktisi di bidang industri kreatif tersebut.

Andre Vladimir Lascu, Studio Manager PT. Gameloft Indonesia yang menerima kunjungan itu mengatakan produksi game merupakan ceruk bisnis yang tidak main-main.

“Banyak yang tidak sadar bahwa industri game adalah industri yang serius. Sebanyak sembilan dari 10 besar penjualan aplikasi di dunia adalah game. Secara global, itu lebih daripada anggaran negara Indonesia,” ujar Andre.

Terpisah, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan peristiwa penggerebekan terhadap salah satu studio Gameloft terjadi akibat kesalahpahaman.

Sultan optimistis insiden yang terjadi pada Senin siang itu tidak akan mengganggu iklim usaha dan investasi di sektor industri kreatif di DIY.

Sementara, Direktur Intelkam Polda DIY Komisaris Besar Polisi Amran Ampulembang mengatakan, pihaknya akan menyelidiki peristiwa penggerebekan di kantor Gameloft.

“Apa yang terjadi, bagaimana terjadi, seperti apa faktanya. masih kami pelajari, masih proses penyelidikan,” kata Amran.

Amran menyatakan pihaknya juga menyelidiki sumber informasi yang berujung pada penggerebekan. Terkait dengan dugaan polisi yang memukul satpam saat penggerebekan, Amran mengatakan polisi yang melanggar aturan pasti dihukum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU

Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU

News
| Minggu, 05 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya

Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya

Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 08:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement