Advertisement
Talud Ambrol Setelah Diguyur Hujan
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO - Hujan deras yang mulai intens turun sejak beberapa hari ini telah menbuat talud penahan jalan Gebangan Desa Pengasih, Kulonprogo ambrol. Kejadian terawbut terjadi Jumat (14/11/2014) malam.
Sakir, warga setempat mengatakan, talud tersebut ambrol tengah malam ketika sejumlah warga sedang berjaga di pos ronda.
Advertisement
"Semalam hujan lebat, tiba-tiba terdengar suara bruk, seperti ada yang roboh. Kami sudah menduga akan terjadi seperti ini, karena bangunan terlalu tegak," ujar Sakir.
Menurut Sakir, konstruksi bangunan talud yang tidak sesuai membuat bangunan itu rentan ambrol. Dia mengatakan, selain konstruksinya yang kurang tepat, kualitas material bangunan yang digunakan kurang baik. Akibatnya, talud penyangga jalan menjadi kurang kokoh.
Ahmad, warga lain menambahkan, lokasi ambrolnya talud berada tidak jauh dari SD Gebangan. Panjang talud sekitar 15meter dan tinggi tiga meter. Dia mengatakan, talud tersebut dibangun baru tiga tahun.
"Talud itu dibangun bersamaan pelebaran ruas jalan Sentolo hongga Waduk Sermo. Tapi beberapa tahun lalu di lokasi yang tidak jauh dari tempat tersebut juga pernah ambrol," jelas Ahmad.
Ahmad mengungkapkan, kejadian itu tidak berdampak ke rumah warga yang tidak jauh dari lokasi tersebut. Namun, pihaknya berharap agar talud yang ambrol dapat segera diperbaiki. Pasalnya, rekahan tanah telah mendekati aspal jalan.
"Jangan sampai dibiarkan terlalu lama dapat merusak aspal jalan. Apalagi ini sudah masuk musim hujan. Tanah akan semakin cepat tergerus," imbuh Ahmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Teror Aktivis KontraS, Peradi Minta Jaminan Keamanan bagi Penggiat HAM
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Buka Puasa Jogja 13 Maret 2026: Magrib 17.56 WIB
- Antrean 350 Meter di GT Purwomartani, Arus Dialihkan ke Prambanan
- Lonjakan Penumpang YIA Jelang Lebaran 2026 Picu Extra Flight
- Dishub DIY Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang
- 208 Dapur MBG DIY Dihentikan, SLHS Jadi Syarat Operasional
Advertisement
Advertisement



