40 Penumpang Masih di KM Mutiara Sentosa II, Menunggu Evakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Hujan deras yang mulai intens turun sejak beberapa hari ini telah menbuat talud penahan jalan Gebangan Desa Pengasih, Kulonprogo ambrol. Kejadian terawbut terjadi Jumat (14/11/2014) malam.
Sakir, warga setempat mengatakan, talud tersebut ambrol tengah malam ketika sejumlah warga sedang berjaga di pos ronda.
"Semalam hujan lebat, tiba-tiba terdengar suara bruk, seperti ada yang roboh. Kami sudah menduga akan terjadi seperti ini, karena bangunan terlalu tegak," ujar Sakir.
Menurut Sakir, konstruksi bangunan talud yang tidak sesuai membuat bangunan itu rentan ambrol. Dia mengatakan, selain konstruksinya yang kurang tepat, kualitas material bangunan yang digunakan kurang baik. Akibatnya, talud penyangga jalan menjadi kurang kokoh.
Ahmad, warga lain menambahkan, lokasi ambrolnya talud berada tidak jauh dari SD Gebangan. Panjang talud sekitar 15meter dan tinggi tiga meter. Dia mengatakan, talud tersebut dibangun baru tiga tahun.
"Talud itu dibangun bersamaan pelebaran ruas jalan Sentolo hongga Waduk Sermo. Tapi beberapa tahun lalu di lokasi yang tidak jauh dari tempat tersebut juga pernah ambrol," jelas Ahmad.
Ahmad mengungkapkan, kejadian itu tidak berdampak ke rumah warga yang tidak jauh dari lokasi tersebut. Namun, pihaknya berharap agar talud yang ambrol dapat segera diperbaiki. Pasalnya, rekahan tanah telah mendekati aspal jalan.
"Jangan sampai dibiarkan terlalu lama dapat merusak aspal jalan. Apalagi ini sudah masuk musim hujan. Tanah akan semakin cepat tergerus," imbuh Ahmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar menantunya, Raabi'atul Adawiyyah. Keputusan berlaku segera tanpa pengumuman perceraian.
Gelombang tinggi di Kulonprogo merobohkan tiga warung di Pantai Trisik dan membuat air laut masuk ke dua rumah warga.
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.
Stafsus Menhan Lenis Kogoya meminta TPNPB menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Papua serta tidak mengganggu peringatan HUT ke-81 RI.
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.