Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Ilustrasi guru (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kapasitas sumber daya manusia (SDM) Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Girimulyo dinilai rendah. Akibatnya sebagian besar anak tidak mengalami perubahan berarti setelah mengikuti PAUD.
Ketua Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD Girimulyo Bandi mengungkapkan minimnya kemampuan SDM bukan disebabkan jumlah tenaga pengajar yang kurang, melainkan tingkat pendidikan pendidik belum memenuhi persyaratan.
“Seharusnya S1 PAUD, namun kenyataannya masih banyak yang lulusan SMA, bahkan SMP,” ujarnya di sela-sela kegiatan workshop bagi guru TK dan PAUD di UPTD Dikdas Girimulyo, Senin (24/11/2014).
Diuraikannya, Girimulyo memiliki 19 TK dan 55 PAUD dengan jumlah guru TK 36 orang dan pendidik PAUD sekitar 165 orang. Dari jumlah tersebut, sebutnya, hanya 10% yang sudah memenuhi persyaratan pendidikan standar atau mengenyam pendidikan S1.
Ia menuturkan, dampak dari minimnya kapasitas SDM adalah pengajaran tidak terlalu berpengaruh terhadap perilaku anak. Menurutnya, masih banyak orangtua yang mengeluhkan anak-anak yang ikut PAUD belum menunjukkan perubahan, misal dari segi kemandirian.
Ketua Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Girimulyo Kristi Yuliani mengatakan pendidik masih bergantung pada alat ajar, padahal ketersediaan alat ajar yang diperbantukan dari pemerintah juga terbatas.
“Hanya sekitar lima lembaga yang mendapat bantuan setiap tahun sehingga kami harus menggilir bantuan,” terangnya. Tidak hanya itu, pendidik juga masih kesulitan dalam mempersiapkan bahan ajar karena keterbatasan waktu.
Dijabarkannya, untuk mempersiapkan bahan ajar pendidik harus memiliki waktu beberapa jam sebelum pembelajaran dimulai. Tujuannya memastikan jenis permainan yang akan diberikan kepada anak.
“Itu ada hitung-hitungan idealnya, misal sepuluh anak harus disiapkan enam jenis permainan di areal yang sama,” jelas Kristi.
Sejauh ini, usaha dari Himpaudi dan Dinas Pendidikan untuk mengoptimalkan kapasitas SDM pendidik PAUD melalui pendidikan dan pelatihan (diklat), akan tetapi hasilnya pun bergantung pada masing-masing SDM.
“Kalau memang pendidik memiliki niat yang baik ia akan meningkat kapasitasnya dalam mengajar,” imbuh dia.
Untuk praktik kegiatan belajar mengajar, kata Kristi, pendidik diarahkan untuk memanfaatkan bahan ajar dari alam sehingga tidak selalu bergantung pada bantuan dari pemerintah. Sementara dalam pengembangan metode belajar, pendidik diarahkan untuk memakai dolanan dan tembang anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
AI kini bekerja di balik berbagai fitur smartphone dan laptop, mulai dari pencarian, terjemahan, edit foto, penulisan hingga memahami konteks layar.
25 September 2026 memperingati sejumlah hari penting, termasuk Hari Jadi Kota Bandung, Hari Ataksia Internasional, Hari Apoteker Sedunia, dan World Dream Day.
Simak jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026. Indonesia berada di Pool B bersama Thailand, Iran, dan Kirgistan.
Norwegia menang 3-2 atas Denmark di UEFA Nations League 2026/2027. Erling Haaland mencetak dua gol, termasuk gol penentu kemenangan.
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik tujuh peringkat ke posisi 16 setelah meraih emas pertama dari bulu tangkis beregu putra.