Advertisement
KASUS HIBAH PERSIBA : Kapan Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Persiba Disidangkan?
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL- Kejaksaan Tinggi DIY menargetkan, kasus dugaan korupsi dana hibah klub sepakbola Persiba Bantul akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada pertengahan Januari 2015.
"Kami targetkan pertengahan Januari [2015]," kata Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DIY Azwar, Kamis (18/12/2014).
Advertisement
Kejaksaan Tinggi DIY sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Mantan Bupati Bantul Idham Samawi dan Edi Bowo Nurcahyo, yang ditetapkan tersangka sejak 17 bulan lalu. Kemudian Direktur PT.Aulia Trijaya Mandiri ditetapkan tersangka pada Oktober lalu dan Bendahara Persiba, Dahono pada Kmsi (18/12/2014).
Azwar menjelaskan berkas perkara keempat tersangka dipisah menjadi dua berkas. Berkas Maryani dan Dahono jadi satu berkas.
Namun, berkas mana yang didahulukan diajukan ke persidangan, Azwar menyatakan hal itu menjadi kewenangan jaksa penuntut umum (JPU). Menurutnya, jaksa penuntut memiliki strategi penanganan perkara yang disebut dominus litis, yaitu kewenangan jaksa melimpahkan perkara tertentu.
Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Siwai itu melanjutkan, dalam perkara Persiba pihaknya tidak menemukan alasan untuk menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).
Sampai saat ini pihak penyidik masih terus menggali fakta-fakta baru, mendalaminya, sehingga kasus Persiba akan terus berkembang. Lamanya penyidikan kasus tersebut diakui Azwar melihat tingkat kerumitan kasus.
"Sampai detik ini kami optimis semua tersangka akan diajukan ke pengadilan. Tidak ad pikiran sampai menyiapkan SP3," tegas Azwar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement




