Advertisement
KECELAKAAN LAUT : Pencarian Dilakukan 3x 24 Jam
Advertisement
Kecelakaan laut yang menimpa Sumardi, 45, warga Girisubo, Pucung, Girisubo, Gunungkidul sampai saat ini belum menunjukkan titik terang.
Korban yang jatuh dari Tebing Nganbusan, Girisubo pada Jumat (2/1/2015) tersebut sampai Senin (5/1/2015) belum ditemukan.
Advertisement
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Handoko mengungkapkan kecelakaan laut yang menimpa Sumardi masih dalam proses pencarian hingga kemarin. Namun, pencarian difokuskan menggunakan kapal jungkung. Penyisiran melalui laut dilakukan hingga Pantai Wediombo, Jepitu, Girisubo.
“Kami juga meminta nelayan untuk ikut melakukan pemantauan ketika mereka melaut. Teman korban juga masih memantau dari tebing,” ujar dia, Senin 5/1/2015).
Sementara, lanjut dia, Anggota SAR yang melakukan pencarian korban kecelakaan laut di darat ditarik karena kelelahan. Handoko mengatakan, sesuai SOP, pencarian dilakukan selama tiga hari. Namun, untuk evakuasi, akan dilakukan kapan pun mayat ditemukan.
Koordinator tim kapal Agung mengungkapkan, selama melakukan pencarian di laut, kendala utama yang dihadapi adalah kencangnya angin. Meskipun kondisi gelombang tidak terlalu tinggi, namun angin membuat gelombang lebih bergejolak.
“Kadang, saat kondisi angin sudah stabil, kami menurunkan kapal, namun setelah itu kondisi angin kembali kencang,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




