Advertisement
PERTANIAN GUNUNGKIDUL : Monyet Ekor Panjang Serbu Lahan Ponjong
Advertisement
Pertanian Gunungkidul, tepatnya di Desa Munggur mendapat 'serangan' dari monyet ekor panjang.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Monyet ekor panjang masih menjadi momok yang menakutkan bagi petani di Dusun Munggur, Desa Kenteng, Kecamatan Ponjong. Belasan hektare lahan pertanian tidak luput dari amukan kera-kera liar itu.
Advertisement
Guna mengantisipasi serangan, warga memasang jaring di pinggir lahan. Selain itu, warga juga terus menunggu lahan mereka supaya tidak diserbu ratusan ekor monyet. Salah seorang petani, Sarino mengatakan, serangan monyet tidak mengenal musim di pertanian Gunungkidul. Secara berkala gerombolan itu terus mendatangi kebun milik warga.
“Serangan terus terjadi dan semakin ganas sejak lima tahun yang lalu,” kata Sarino saat ditemui di kebunnya, Jumat (9/1/2015).
Menurut dia, keganasan monyet itu berdampak pada rusaknya belasan hektare lahan yang ditanam mulai dari jagung, kacang, hingga padi. Kerusakan terparah terjadi di ladang yang berada di atas, atau tepatnya yang berdekatan dengan tempat tinggal monyet-monyet itu.
“Kebanyakan kera tinggal di sekitar Gua Song Gilap. Banyak tanaman milik petani yang dirusak. Terkadang monyet juga sampai di sini, padahal jarak antara gua dengan lahan saya sekitar dua kilometer,” keluh pria yang akrab disapa Ari itu.
Hal senada juga diungkapkan Yudianto, sesama petani di Dusun Munggur. Guna menanggulangi serangan monyet itu, Pemerintah Kecamatan Ponjong sempat mengantisipasi dengan menyediakan buah-buahan. Hanya, teknik tersebut malah membuat monyet semakin liar dan ganas.
Untuk mengantisipasi lahan dari serangan kera banyak warga yang terus mengawasi area pertanian. Selain itu, di kanan kiri ladang dipasang jaring supaya monyet tidak bisa masuk untuk menjarah tanaman.
Yudianto menambahkan, serangan monyet tidak mengenal waktu. Hampir setiap hari gerombolan monyet mengusik dan merusak ladang milik warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polres Wonosobo Pastikan Balon Udara Lebaran 2026 Wajib Ditambatkan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
- Catat bagi Warga Soloraya, Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Catat Lur, Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 22 Maret 2026
Advertisement
Advertisement



