Gunungkidul Bidik Pengurangan Sampah Organik hingga 40 Persen
DLH Gunungkidul menargetkan pengurangan sampah organik hingga 40% melalui Masgun Maos dan pengolahan sampah mandiri dari rumah.
Petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III saat mengevakuasi korban laka laut di Pantai Parangtritis, Minggu (22/3/2026). Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL - Dua insiden kecelakaan laut (laka laut) terjadi di Pantai Parangtritis, Minggu (22/3/2026) sore. Dalam dua kejadian berbeda itu, total empat pelajar terseret arus rip current, tetapi seluruh korban berhasil diselamatkan oleh petugas SAR.
Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, Sektiaji Bagus, menjelaskan kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 15.45 WIB. Dua anak, Hanip, 12; warga Banguntapan, dan Fikri, 12; warga Mancingan, terseret arus saat bermain air bersama keluarga di zona berbahaya.
“Korban terlalu asyik bermain di area rip current, kemudian terseret ke tengah dan sempat tenggelam,” kata Sektiaji.
Petugas jaga yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan pertolongan dengan berenang menggunakan pelampung. Kedua korban kemudian dibawa ke posko SAR untuk penanganan lanjutan dan pendataan.
Selang sekitar satu jam, insiden serupa kembali terjadi di lokasi yang tidak jauh berbeda, sekitar pukul 16.30 WIB. Dua pelajar asal Padalarang, Jawa Barat, yakni Rifqi Azfar, 15; dan Maulana Sukma P, 15; juga terseret arus saat bermain air.
“Petugas langsung merespons cepat begitu melihat korban terseret arus. Keduanya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” ujarnya.
Dalam kedua kejadian tersebut, tim gabungan yang terlibat meliputi Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, Satgas Linmas Jogo Segoro Satpol PP Bantul, Ditpolairud Polda DIY, serta warga sekitar.
Sektiaji mengimbau wisatawan untuk selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan dan tidak bermain air di area berarus kuat. “Rip current di selatan itu tidak terlihat, tapi sangat berbahaya. Kami minta pengunjung lebih waspada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul menargetkan pengurangan sampah organik hingga 40% melalui Masgun Maos dan pengolahan sampah mandiri dari rumah.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.