Lebaran H+1, Wisata Jip Merapi Belum Meningkat Signifikan

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Minggu, 22 Maret 2026 19:07 WIB
Lebaran H+1, Wisata Jip Merapi Belum Meningkat Signifikan

Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Dok Harian Jogja

Harianjogja.com, SLEMAN—Jumlah kunjungan wisata di destinasi Jeep Volcano kawasan Gunung Merapi selama libur Lebaran tahun ini terpantau belum signifikan. Hal tersebut terlihat dari tingkat operasional armada jip wisata yang belum merata dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Dardiri, mengatakan dari total sekitar 1.500 unit jip yang tersedia, banyak di antaranya belum beroperasi secara optimal. Bahkan, sejumlah unit dilaporkan belum mendapatkan giliran beroperasi sama sekali.

Kondisi ini berbeda dengan situasi pada libur Lebaran tahun sebelumnya. Saat itu, setiap unit jip bisa beroperasi hingga dua sampai tiga kali dalam sehari, seiring tingginya lonjakan wisatawan yang berkunjung ke kawasan lereng Merapi.

Minimnya peningkatan aktivitas tahun ini menunjukkan bahwa pemulihan sektor wisata, khususnya di destinasi Lava Tour Merapi, masih berjalan bertahap dan belum kembali ke tingkat kunjungan seperti sebelumnya. “Ini informasi sementara yang saya dapat. Saya sendiri masih merayakan Idulfitri jadi belum ke lapangan,” kata Dardiri dihubungi, Minggu (22/3/2026).

Sekretaris Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi, Basuki, belum bisa memberikan keterangan banyak terkait dengan situasi kunjungan wisatawan pada momen libur Lebaran 2026. Namun, ia mengakui kenaikan tidak signifikan. “Iya, kunjungan naik sedikit saja,” kata Basuki.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online