BANJIR SLEMAN : Ada 3 Dusun yang Terdampak

Para relawan dan warga di sekitar Dusun Carikan, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, kerja bakti mengurai tumpukan sampah yang menyumbat gorongan di Carikan, Selasa (13/1/2015). Selain hujan deras, tumpukan sampah tersebut dianggap jadi penyebab utama banjir yang menyerang lahan pertanian dan permukiman warga setempat pada Senin (12/1/2015) malam. (JIBI/Harian Jogja - Rima Sekarani)
14 Januari 2015 16:20 WIB Rima Sekarani Sleman Share :

Banjir Sleman yang terjadi di Tamanmartani, Kalasan setidaknya dirasakan tiga dusun di kawasan tersebut.

Harianjogja.com, SLEMAN-Camat Kalasan, Samsul Bakri mengungkapkan, setidaknya terdapat tiga dusun di Tamanmartani yang terdampak banjir, yaitu Klurak Kembar, Candimulyo, dan Karangmojo.

“Ada puluhan rumah yang sempat tergenang banjir. Sekitar tiga hektare lahan pertanian, baik tanaman padi maupun cabai juga ikut terendam,” ungkap Samsul saat meninjau titik mula banjir di Carikan, Selasa pagi.

Samsul memaparkan Dusun Klurak menjadi wilayah terdampak paling parah.

“Di sana, ada satu keluarga yang mengungsi ke rumah tetangga. Tadi malam ketinggiannya sekitar 20 sampai 30 sentimeter. Banyak sampah yang menyumbat gorongan di Carikan ini sehingga airnya meluap ke mana-mana,” ujar Samsul.

Sementara itu, sekitar 50 orang relawan dan warga setempat langsung kerja bakti berusaha mengurai sampah yang menyumbat gorongan di Carikan. Demi kelancaran proses, aliran listrik di sekitarnya dipadamkan sementara dan sebuah pohon di tengah sungai pun ditebang tim relawan.

“Melihat kondisinya tadi, kami belum bisa memastikan apakah bisa selesai dalam satu hari atau tidak,” imbuh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Julisetiono Dwi Wasito, saat ditemui di Prambanan, Selasa siang.