Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Kondisi truk dalam posisi tergelimpang di Jalan Nglipar-Wonosari. Saat akan dievakuasi, membutuhkan empat truk untuk mengangkatnya. Senin (19/1/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Kecelakaan Gunungkidul berupa truk kembali terjadi. Kali ini truk terguling karena menghindari rombongan kendaraan anak sekolah.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kecelakaan tunggal terjadi ruas Jalan Nglipar-Wonosari, tepatnya di Dusun Nglipar Lor, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar, Senin (19/1/2015). Sebuah truk milik sebuah mini market dengan nomor polisi R 1378 JB tergelimpang di pinggir jalan karena menghindari rombongan kendaraan anak sekolah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, truk mengalami kerusakan cukup parah. Untuk menarik truk naas itu, jaringan toko berjejaring di Gunungkidul itu menerjunkan empat truk tambahan. Truk nahas itu baru bisa dievakuasi sekitar pukul 13.00 WIB. Proses tersebut menjadi tontonan warga sehingga sempat menganggu arus lalu lintas di wilayah itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, kemarin, truk dengan nomor polisi R 1378 JB yang dikemudikan Sukarsih, warga Juwiring, Klaten itu awalnya akan memasok barang dagangan di sebuah toko modern di Kepek, Wonosari. Dia berangkat dari gudang penyimpanan di Klaten sekitar pukul 05.30 WIB.
Sesampainya di lokasi, Sukarsih mencoba mendahului iringan pelajar yang menggunakan sepeda motor. Dari sisi utara, dia pun memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Nahasnya, dari arah sebaliknya juga melintas rombongan anak sekolah. Takut terjadi kecelakaan, Sukarsih memilih membanting stir ke kiri. Dia pun kehilangan kendali, dan akhirnya menabrak tugu pembatas jalan. Truk baru berhenti setelahtergelimpang di bahu jalan.
“Daripada terjadi tabarakan, saya lebih memilih membanting stir ke kiri. Beruntung saya juga tidak luka sedikit pun meski truk dalam posisi terguling,” kata Sukarsih saat ditemui Harianjogja.com, di sela-sela proses evakuasi, kemarin.
Sukarsih pun langsung ke luar dari dalam mobil dan langsung meminta bantuan. Sementara, barang-barang yang berada di dalam truk dipindahkan dan dikirim menggunakan truk yang lain.
Sementara itu, Kepala Polsek Nglipar AKP Agus Sunarno mengatakan evakuasi langsung dilakukan selang beberapa saat setelah kejadian. Bangkai truk diderek menggunakan kendaraan milik teman-teman Sukarasih.
“Sekarang sudah diangkat, dan truk dibawa ke bengkel untuk diperbaiki,” katanya saat dihubungi kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.