Advertisement
OKNUM POLISI ANIAYA WARGA : Petugas Terduga Penganiaya Dinonaktifkan
Advertisement
Oknum Polisi aniaya warga sementara waktu dinonaktifkan.
Harianjogja.com, BANTUL- Kepala Polres (Kapolres) Bantul menonaktifkan tiga anggotanya yang diduga menganiaya tersangka penjambretan hingga tewas.
Advertisement
Kapolres Bantul AKBP Surawan menyatakan saat ini tiga anak buahnya itu dibebaskan dari pekerjaannya di bagian reserse kriminal (reskrim).
"Mereka hanya diminta ikut apel pada pagi dan sore, jadi dinonaktifkan," terang Surawan, Rabu (4/2/2015).
Mereka dinonaktifkan hingga ada kejelasan kasus yang menimpa mereka. Ketiganya menunggu hasil audit investigasi tim dari Propos Pengamanan (Propam) Polda DIY yang menyelidiki kasus ini. Proses investigasi itu diperkirakan memakan waktu selama 14 hari.
Sementara Polres Bantul menurut dia hanya memberi dukungan data dan keperluan lainnya bila dibutuhkan Polda DIY.
"Dalam audit itukan ada pemeriksaan ke lapangan, lalu ketiganya diperiksa," ujarnya lagi.
Menurut Surawan ada dua kemungkinan jenis pelanggaran yang dialukan anak buahnya bila terbukti bersalah. Yaitu melanggar kedisiplinan atau kode etik. Sanksinya beragam mulai dari teguran hingga mutasi kerja dan demosi.
"Karena keluarganya melapor ke Propam, maka yang ditangani dua hal itu kedisiplinan atau kode etik," jelasnya.
Sementara bila keluarga korban Maulana melapor ke bagian reserse kriminal, ketiganya dapat terancam sanksi pidana apabila terbukti melakukan penganiayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




