Advertisement
PEMISAHAN KEBAKARAN DARI BPBD : Efektifkah?
Advertisement
Pemisahan kebakaran dari BPBD dikhawatirkan tidak efektif.
Harianjogja.com, JOGJA - Rencana Pemerintah Kota Jogja memisahkan bidang kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat menimbulkan kekhawatiran tidak efisiennya pekerjaan karena adanya perbedaan birokrasi.
Advertisement
"Karena ada dua institusi yang berbeda, maka dikhawatirkan pekerjaan menjadi tidak efisien. Namun, kami masih perlu melakukan koordinasi mendalam dengan Bagian Organisasi mengenai hal ini," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Agus Winarto, Selasa (10/2/2015).
Menurut dia, selama ini pekerjaan penanggulangan kebakaran dan penanggulangan bencana alam bisa dilakukan dengan cukup efektif dan efisien melalui BPBD, terlebih sebagian besar personel BPBD berasal dari petugas pemadam kebakaran.
Saat ini, total personel yang tergabung di BPBD Kota Jogja tercatat sekitar 100 orang, dan 80 di antaranya adalah pemadam kebakaran sedang sisanya 20 orang adalah bagian administrasi di BPBD.
Petugas pemadam kebakaran yang sudah berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tercatat sebanyak 55 orang dan sisanya belum menjadi PNS.
"Ada beberapa di antara PNS tersebut yang sebentar lagi akan memasuki masa purna tugas," katanya.
Jika pemecahan bidang kebakaran tersebut dilakukan, lanjut Agus, maka diharapkan ada keleluasaan bagi BPBD Kota Jogja untuk menambah sumber daya manusia (SDM) guna mendukung tugas dan fungsinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




