Bupati Muara Enim Edison Siapkan Rp1,6 M untuk Suap Auditor BPK
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Mitigasi bencana untuk tsunami dilakukan dengan pembaruan data.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mulai lakukan pembaruan data. Pembaruan data itu dalam rangka penyusunan rencana kontijensi bencana tsunami 2015.
"Penyusunan skenario tanggap darurat bencana tsunami, sebelumnya memang sudah dibuat tahun 2013 lalu.
Namun, saat ini perlu pembaruan, karena data yang ada pasti telah mengalami perubahan," ujar Kepala BPBD Kulonprogo Untung Waluyo saat dihubungi Harianjogja.com, Jumat (20/2/2015).
Untung mengatakan sebelumnya telah dilakukan rapat kordinasi membahas urgensi penyusunan rencana tersebut bersama sejumlah instansi terkait. Hal itu dilatarbelakangi oleh kondisi nyata di wilayah pesisir dan perairan selatan DIY yang merupakan daerah rawan bencana tsunami, abrasi dan pendangkalan.
"Harapan kami, dengan kordinasi dan updating data ini masing-masing pihak dapat mengetahui tugas dan
tanggung jawabnya," jelas Untung.
Pembaruan data yang dilakukan meliputi sejumlah aspek. Untung menjelaskan, pembaruan data kependudukan dilakukan terkait kerawanan. Selain itu, pendataan ulang juga dilakukan terhadap personil hingga peralatan yang diperlukan untuk menghadapi bencana.
"Saya meyakini data yang ada sudah banyak yang bergeser. Jadi perlu dilakukan pengecekan lagi, termasuk yang ada di kecamatan. Didata juga apa ada wilayah yang belum dipasang rambu jalur evakuasi," papar Untung.
Lebih lanjut Untung mengungkapkan, belum lama ini rambu jalur evakuasi di kawasan pesisir ditambah.
Setidaknya sudah ada lebih dari 150 rambu yang telah dipasang menuju titik aman.
"Updating data baru dimulai. Target tahun ini selesai, setelah itu kami akan lakukan sosialisasi ke masyarakat," tandas Untung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Pemadaman listrik di Indonesia disorot UGM, diduga akibat pasokan batu bara dan lemahnya implementasi DMO PLN.
Seskab Teddy Indra Wijaya dan BNN bahas pencegahan narkoba, termasuk ancaman vape dan penguatan edukasi generasi muda.
Pembukaan Selat Hormuz bantu turunkan biaya energi, tapi industri tekstil Indonesia masih dibebani impor, gas mahal, dan utilisasi rendah.
PBNU siapkan Munas dan Konbes NU 2026 di Kediri, bahas isu keagamaan, organisasi, hingga persiapan muktamar.
Warga Padukuhan Banyu di Gunungkidul masih kesulitan air bersih meski ada sumur bor dan Spamdes, terutama saat musim kemarau.