Advertisement
Sebagian Operasi Pasien di RSUD Bantul Ditunda karena Pindah Ruang
Advertisement
Sebagian operasi pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul ditunda karena masih dalam proses pindah ruang
Harianjogja.com, BANTUL- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul menunda operasi sejumlah pasien rumah sakit ini.
Advertisement
Bidang Pelayanan Kesehatan RSUD Panembahan Senopati Bantul Attobari mengatakan, penundaan itu dikarenakan pihak RS kini tengah dalam proses pindah ke ruang operasi yang baru. Akibatnya, pasien yang harusnya dioperasi pekan ini menjadi tertunda.
RSUD hanya melakukan operasi untuk pasien gawat darurat yang memang harus segera dilakukan demi keselamatan pasien.
"Jadi penundaan operasi ini hanya untuk pasien yang memang sakit tapi kondisinya masih memungkinkan untuk ditunda operasinya, sedangkan pasien emergency tetap kami layani," terang Attobari, Jumat (13/3/2015).
Ia menyontohkan sejumlah penyakit seperti tumor, usus buntu masih dimungkinkan dilakukan penundaan operasi.
Attobari tidak menyebutkan berapa jumlah pasien yang operasinya tertunda akibat proses pindah ke ruang operasi baru itu. Namun dalam sehari, rata-rata RSUD mengoperasi 10-12 orang pasien.
Sedangkan, penundaan operasi diklaim berlangsung sejak Senin (9/3/2015) lalu hingga Senin pekan depan. Manajemen RSUD rencananya akan memindahkan ruang operasi ke gedung yang baru dibangun. Ruangan ini memiliki tiga tempat atau ruang operasi di dalamnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




