Jadi Komandan Satgas Partai, Ini Penjelasan Kepala Desa Karangrejek

17 Maret 2015 09:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Kepala Desa Karangrejek Gunungkidul, Marjono merangkap tugas sebagai komandan satgas partai

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kepala Desa Karangrejek Marjono  mengaku siap memberikan klarifikasi keputusannya menerima jabatan komandan satgas PDI Perjuangan. Malahan dia menunggu waktu pasti pemanggilan, sehingga masalah ini bisa cepat selesai.

“Kalau bisa lebih cepat, itu akan lebih baik lagi. Saya pasti akan datang saat dipanggil untuk menjelaskan masalah ini. Malahan saya menunggu kapan waktu pasti untuk klarifikasi,” kata Marjono, Senin (16/3/2015).

Dia menjelaskan, keputusan menerima jabatan tersebut karena merasa jabatan itu tidak bertentangan dengan status sebagai kepala desa.

Komandan satgas menurutnya adalah jabatan fungsional, yang tugasnya hanya sebagai satuan pengaman, dan bukan untuk mencari massa untuk memberikan dukungan, seperti yang dilakukan pengurus partai.

“Saya tidak masuk dalam sturktural pengurusan partai, dan tugas saya hanya sebagai petugas keamanan. Kalau sampai mencari massa jelas menyalahi aturan,” ungkapnya.

Alasan lain yang diungkapkan Marjono yang mempertegas keputusan menerima jabatan itu, bahwa dalam Peraturan Bupati tentang Disiplin Perangkat Desa tidak mengatur secara pasti.

Sebab dalam pasal itu hanya mengatur perangkat desa mulai Sekretaris Desa, Kepala Bagian, Kepala Urusan hingga staf yang dilarang terlibat dalam urusan partai.

“Saya agak lupa pasal berapa. Yang jelas, dalam pasal itu tidak ada kata-kata pelarangan terhadap kepala desa,” ungkapnya.

Mengenai permasalahan ini, Marjono juga tidak mau berpolemik. Apabila saat diklarifikasi, ia dinyatakan bersalah, maka dengan sepenuh hati siap melepas jabatan sebagai komandan satgas.

“Tidak ada masalah, dan kapan pun akan dipanggil saya siap datang untuk menjelaskan,” tegasnya.