900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di dampingi Komisaris AirAsia Indonesia Dharmadi (kanan) menandatangani plakat saat menandai persesmian program Jagalan Tlisih Telusur Kampung Pusaka di halaman Masjid Gedhe Kotagede, Bantul, DI. Yogyakarta, Minggu (29/03/2015). Program kolaborasi antara Arsitek Komunitas Yogyakarta (ArKomJogja) dengan Karang Taruna Desa Jagalan yang didukung oleh AirAsia Foundation itu menggagas tur ke perkampungan dengan arsitektur bersejarah, kul
Aksi sosial yang dilakukan Airasia diapresiasi Gubernur DIY.
Harianjogja.com, JOGJA—Airasia Foundation mendukung upaya pelestarian pustaka Kotagede melalui Kegiatan Jagalan Tlisih. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kelestarian pustaka.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X yang turut dalam peluncuran Jagalan Tlisih, menyebut jelajah pusaka situs bersejarah bertujuan untuk melestarikan warisan budaya. Dia berharap, kegiatan tersebut mampu menciptakan gerakan untuk pelestarian budaya di masyarakat. Pasalnya, banyak pihak yang saat ini merasa asing dengan situs-situs warisan sejarah.
"Masyarakat sekarang merasa asing dengan situs-situs bersejarah sehingga perlu dilakukan restorasi sejarah dan gerakan cinta pusaka budaya. Jangan sampai kita kehilangan generasi yang tidak tahu sejarah," ajak Sultan di halaman Timur Masjid Agung Mataram, Kotagede Jogja, Minggu (29/3/2015).
Menurut dia, kampung Jagalan Banguntapan, Bantul itu memiliki kedekatan historis dengan Kraton Ngayogyakarta. Dulu, sambungnya, wilayah tersebut merupakan domisili para abdi dalem khusus untuk memenuhi kebutuhan daging Kraton. Wilayah yang dikenal sebagai Kampung Jagal itu dulunya diketuai Jagal Abilowo. Hingga kini, banyak benda-benda warisan budaya yang masih bertahan di Jagalan seperti rumah Joglo dan Limasan.
"Karakteristik ini harus dipertahankan. Apalagi, keberadaan UKM di sini ikut memperkaya keunikan
kampung Jagalan. Ini bisa menjadi media promosi wisata minat khusus yang segmentasinya masih besar," usul Sultan.
Koordinator Komunitas Arsitek Jogja (Arkom) Jogja Yuli Kusworo mengatakan, banyak pusaka khas Jagalan yang mulai hilang. Seperti rumah tradisional, kuliner dan warisan budaya kesenian serta kerajinan tradisional. Selama enam bulan pertama, ujar Yuli, lebih dari 70 relawan muda terlatih melakukan survei dan pemetaan.
"Melalui pemetaan yang kami lakukan, kami mengajak Karang Taruna untuk membantu menemukan kembali potensi yang dimiliki Jagalan agar bisa menarik wisatawan minat khusus peninggalan sejarah," kata Yuli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.