Advertisement
JAJANAN ANAK : Lagi, Makanan Mengandung 3 Zat Berbahaya Ditemukan
Advertisement
Jajanan anak maupun makanan di pasar tradisional masih ada yang menggunakan tiga zat berbahaya.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Badan Pengawasan Obat dan Makanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menemukan jajanan anak sekolah dan makanan di pasar tradisional mengandung zat pewarna tekstil, borak dan formalin.
Advertisement
"Kami masih menemukan dua persen pangan dan jajanan anak sekolah tidak higienis, mengandung borak, formalin, dan zat pewarna," kata Kepala Balai Besar POM DIY I Gusti Ayu Adhi Aryapatni saat razia di Kulonprogo, Jumat (24/4/2015).
Ia mengatakan, BPOM DIY secara rutin melakukan pengawasan hasil industri rumah tangga berupa pangan dan jajanan sekolah yang menggunakan bahan berbahaya.
Menurut dia, program aksi nasional pengawasan jajanan anak sekolah yang sebelumnya diprioritaskan di ibu kota, sekarang beralih dipusatkan di sekolah-sekolah tingkat kabupaten/kota.
"Kami berkomitmen melakukan intervensi makanan jajanan dan pangan olahan dengan melakukan pemberdayaan masyarakat dalam rangka menekan penggunaan bahan berbahaya," kata dia.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo Bambang Haryanto mengatakan sampai saat ini sudah ratusan pelaku usaha kecil yang mendapat sertifikat izin pangan industri rumah tangga (PIRT).
"Setiap tahunnya, Dinkes Kulonprogo hanya mampu mengganggarkan Rp12 juta untuk memfasilitasi 50 pendaftar secara gratis, selebihnya dari pihak ketiga," katanya.
Pihak ketiga dimaksud antara lain Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag-ESDM) Kulon Progo yang selama ini melakukan pembinaan pelaku usaha kecil dalam memproduksi makanan yang sehat dan layak dipasarkan secara luas.
Ia mengatakan Dinkes Kulon Progo tidak akan mempersulit perizinan industri rumah tangga. Namun, jika tempat usaha dinilai tidak layak maka akan ditunda mendapatkan sertifikat.
"Misal, kalau tempat usaha dekat kadang sapi kita pending seminggu hingga dua minggu, tapi kalau yang bersih cepat karena memenuhi syarat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




