Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Seorang santri perempuan PPPA Daarul Quran tengah menghapal ayat Quran depan penguji dalam ujian kenaikan tingkat 5-10 juzz di Masjid Komplek Balai Kota Jogja, Minggu (3/5/2015). (JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin)
Pendidikan santri di Kota Jogja terus berkembang. Pada akhir pekan lalu, setidaknya 106 santri menjalani ujian hafalan Alquran.
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 106 santri yang terdiri dari pelajar sekolah dasar sampai mahasiswa menjalani ujian hafalan ayat Alquran di Masjid Komplek Balai Kota Jogja selama dua hari, Sabtu-Minggu (2/5/2015-3/5/2015)
Para santri yang ikut ujian hapalan Alquran tersebut merupakan perwakilan dari 30 Rumah Tahfidz, dibawah naungan Yayasan Program Pembibitan Penghapal Al-Quran (PPPA) Daarul Quran milik ustad Yusuf Mansur.
Kepala Cabang PPPA Daarul Quran Cabang DIY, Wachid Mufti Adi Ikhsan mengatakan tiap tahun PPPA menggelar ujian hapalan quran dua kali dalam setahun dari berbagai tingkatan. Ujian kali ini adalah ujian untuk hapalan 5-10 juss.
Penilaian tidak hanya dari sisi kelancaran hapalan, "Tapi juga dinilai dari tajwid dan tahsin [keindahan] nya," kata Wachid.
Wachid menjelaskan, standar penilaian kelulusan hapalan minimal santri mencapai nilai 70 dari target nilai 90. Jika santri tidak mencapai nilai sesuai standar maka dinyatakan tidak lulus, dan harus mengulang dalam ujian berikutnya.
Salah satu pengelola Rumah Tahfidz Cendekia di Jalan Janturan, Umbulharjo, Jogja, Aqidah Asri mengatakan pesantrennya mengirimkan lima perwakilan dari total 24 santri di pesantrennya. Rumah tahfidz yang dikelolanya menerapkan program hapalan quran 4-10 juzz.
"Sebagian besar santrinya di Rumah Tahfidz saya adalah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi," kata dia.
Wachid menambahkan, saat ini di DIY ada 2.000 lebih santri didikan PPPA Daarul Quran yang tersebar di 30 Rumah Tahfidz. Santri tersebut sebagian besar bermikim. Selama proses pendidikan, para santri tidak dipungut biaya. Semua administrasi sampai biaya makan santri ditanggung PPPA Daarul Quran.
"Semua biaya berasal dari infak dan sodaqoh masyarakat," ujar Wachid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
SUV misterius Honda tertangkap kamera saat menjalani uji jalan di Kanada. Desainnya berbeda dari CR-V saat ini dan memunculkan spekulasi soal hadirnya Accord SU