Lansia Solo Tertipu Haji, Lapor Polisi Sejak 2025 Pelaku Masih Bebas
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Adik dan kerabat Sri Sultan HB X berziarah di makan Imogiri, Rabu (6/5/2015). (JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto)
Sabda Raja mengenai pergantian gelar menuai reaksi keras dari Kerabat Kraton.
Harianjogja.com, JOGJA-Setidaknya 10 adik Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X ziarah di makam
para leluhurnya di Imogiri, Bantul, Rabu (6/5/2015) sore. GBPH Prabukusumo mengatakan ziarah dilakukan untuk meminta maaf kepada para leluhur atas apa yang dia sebut sebagai kekhilafan yang
telah dilakukan oleh kakaknya.
“Semuanya [adik Sultan] ikut, kecuali Gusti Hadi Suryo yang saat ini sakit,” ucapnya, Rabu (6/5/2015).
Menurutnya, HB X sudah melanggar paugeran dan melenceng jauh karena menghapus gelar Khalifatullah dan tradisi pengucapan salam (assalamualaikum) di lingkungan Kraton. Rabu malam, adik-adik HB X menggelar pertemuan keluarga di kediaman Gusti Prabu.
“Meski kami pada dasarnya telah satu suara, menurut saya kami tetap perlu untuk berdialog lebih jauh
mengenai langkah apa yang akan diambil,” ujar dia.
Rencananya, Kamis (7/5/2015) pagi ini, mulai pukul 10.00-15.00 WIB, pihaknya akan menggelar open house di kediaman GBPH Yudhaningrat. Kegiatan itu untuk menjaring aspirasi masyarakat secara
luas.
“Kami persilakan masyarakat untuk hadir mengutarakan unek-uneknya. Ini penting untuk referensi kami dalam mengambil sikap,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Ketergantungan fiskal DIY masih tinggi. Pemda mengandalkan optimalisasi aset dan BUMD untuk meningkatkan PAD dan kemandirian fiskal.
Istana membantah isu pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah menegaskan belum ada rencana pergantian Menkeu.
Terapi kanker kini makin presisi. Tes genetik dan teknologi NGS membantu dokter menentukan pengobatan yang tepat bagi pasien kanker.
KPK mengungkap GST memakai rekening nomine untuk menampung uang hasil dugaan pemerasan pengurusan KITAS dan KITAP warga negara asing.
DPMPTSP Kota Jogja mempermudah pengurusan PBG melalui konsultasi online, layanan tatap muka, dan Bazar Reaksi Cepat PBG.