Advertisement
OBAT ABORSI : Polisi Buru Pemasok Obat Aborsi, Pemasok Diduga dari Sumatera
Advertisement
Obat aborsi diduga dipasok dari luar Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN - Bisnis penjualan obat penggugur kandungan secara ilegal memang cukup menggiurkan. Pelaku mendapatkan keuntungan besar dari satu paket obat yang dijual. Polisi tengah memburu pemasoknya. (Baca Juga :http://jogja.solopos.com/baca/2015/06/05/kejahatan-di-sleman-bisnis-obat-aborsi-ilegal-anak-kos-ditangkap-polisi-611484"> KEJAHATAN DI SLEMAN : Bisnis Obat Aborsi Ilegal, Anak Kos Ditangkap Polisi)
Advertisement
Sebelumnya Sat Reskrim Polres Sleman meringkus tersangka GR, 23, seorang mahasiswa Jogja yang berjualan obat aborsi. Polisi juga menangkap sepasang kekasih YN, 26, dan AS, 25, karena menggugurkan kandungan menggunakan obat yang dibeli dari GR.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Dhanang Bagus Anggoro menegaskan, pihaknya tengah berupaya mengembangkan penyidikan guna menangkap pemasok obat. Sehingga pemeriksaan secara intensif terhadap GR terus dilakukan sejak ditangkap pada Kamis (4/6/2015) pekan lalu. Sebagai langkah lanjutan, ia tengah mencari identitas pemasok obat tersebut yang diketahui berada di wilayah Sumatera.
"Ada dugaan pemasoknya di wilayah Sumatera, itu dalam penyelidikan kami," ungkap Dhanang, Minggu (7/6/2015).
Ia menambahkan, hasil pemeriksaan tersangka, GR mendapatkan obat itu dengan sistem paket. Jika GR mendapatkan calon pembeli, maka paket obat itu dikirim oleh pemasoknya melalui jasa pengiriman. Sehingga GR tidak perlu bertatap muka dengan pemasok obat aborsi. Karena itu kuat dugaannya, pemasok bukan berada di wilayah Jogja.
"Obat itu dikirim langsung oleh pemasoknya," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
Advertisement
Advertisement




