TIM SAR : Amankan Wisatawan Lebaran, SAR Bekerja Tanpa Konsumsi

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTOPENCARIAN KORBAN: Anggota SAR gabungan dari SAR, Polairud dan TNI AL mempersiapkan segala perlengkapan pertolongan sebagai upaya pencarian korban di sepanjang pantai Parangtritis dan Parangkusumo untuk melakukan pencarian terhadap tiga wisatawan yang menjadi korban kecelakaan laut di pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Senin (7/3). Ketiga wisatawan yang tergulung ombak pantai selatan Minggu (6 - 3) itu hingga saat ini belum diketemukan, tim SAR yang melakukan pencarian terken
16 Juli 2015 03:20 WIB Bhekti Suryani Bantul Share :

Tim SAR Bantul tetap bertugas mengamankan wisatawan saat libur lebaran.

Bisnis.com, BANTUL- Puluhan petugas SAR di objek wisata pantai di Bantul tahun ini kembali tidak akan mendapat jatah konsumsi dari Pemkab Bantul. Kendati mereka harus siaga mengamankan ribuan wisatawan dari kecelakaan laut saat libur Lebaran.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Dwi Daryanto memastikan tidak menganggarkan dana pengadaan konsumsi untuk personil SAR. Kendati SAR berada di bawah naungan BPBD. Pasalnya kata dia, prosedur anggaran untuk SAR hanya membolehkan pengadaan biaya konsumsi saat terjadi kecelakaan atau bencana.

"Jadi kalau ada yang tenggelam atau ada kejadian, baru dikasi konsumsi," terang Dwi Daryanto, Selasa (14/7/2015). Sementara, untuk kegiatan mitigasi atau pencegahan bencana laka laut pada momen Lebaran menurutnya bukan merupakan bencana yang harus mendapat anggaran.

Kendati beban kerja mengamankan ribuan wisatawan saat libur Lebaran bukan pekerjaan mudah. Mengingat jumlah personil SAR tidak sebanding dengan jumlah wisatawan yang berkunjung ke delapan pantai di Bantul. Mulai dari Pantai Parangtritis hingga Pandansimo.

Sejatinya kata Dwi, lembaganya sangat berharap ada anggaran konsumsi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Sebab even libur Lebaran di objek wisata identik dengan kewenangan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. "Kalau Dinas Pariwisata mungkin lebih tepat menganggarkan. Kalau kami tidak bisa menganggarkan karena bisa menyalahi prosedur," ujarnya lagi.

Kendati tidak menganggarkan jatah konsumsi selama pengamanan wisata Lebaran, para petugas SAR selama ini sudah mendapat honor dari Pemkab Bantul. Sebanyak 72 anggota SAR masing-masing mendapat honor Rp650.000 per bulan sebagai imbalan atas kerja mereka mengamankan wisatawan dari kecelakaan laut.

Terpisah, Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul, Ni Nyoman Yudiriani mengatakan, lembaganya juga tidak menganggarkan dana konsumsi anggota SAR. "Karena SAR berada di bawah BPBD bukan Dinas Pariwisata," terang Nyoman.

Lembaganya kata dia memang menganggarkan biaya konsumsi selama libur Lebaran, namun hanya untuk petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) objek wisata dan petugas kebersihan pantai yang berada di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Sekda Bantul, Riyantono berjanji ke depan mengevaluasi persoalan ini, agar kesejahteraan anggota SAR saat menjalankan tugas tidak terus menerus memprihatinkan seperti sekarang.