TRANS JOGJA : Diusulkan Dikelola BUMD

JIBI/Harian Jogja - dokumen
30 Juli 2015 03:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Trans Jogja disarankan dibawah pengelolaan BUMD.

Harianjogja.com, JOGJA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY menyarankan agar pengelolaan angkutan umum Trans Jogja diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dengan demikian, Pemda DIY tidak perlu repot mengurusi hal teknis pengelolaan Trans Jogja.

"Akan lebih aman dan nyaman Trans Jogja dikelola BUMD," kata Sutata, selaku Ketua Komisi C DPRD DIY yang membidangi transportasi, Selasa (28/7)

Menurut Sutata, angkutan Trans Jogja menjadi salah satu angkutan yang dibutuhkan oleh masyarakat DIY. Namun, pengelolaan angkutan dengan sistem by the servis tersebut, kata Sutata, selalu terbentur dengan regulasi.

Desember, tahun lalu, kerjasama Pemda DIY dan PT.Jogja Tugu Trans (JTT) selaku pengelola Trans Jogja berakhir. Namun, Gubernur DIY kembali memperpanjang kontrak kerjasama hingga Desember tahun ini. Alasan perpanjangan kontrak ini karena tidak cukup waktu untuk melakukan lelang terbuka.

Sutata mengatakan sampai saat ini Pemda DIY belum juga menentukan nasib apakah Trans Jogja akan dilelang terbuka atau melalui penunjukan langsung, padahal masa perpanjangan kontrak Trans Jogja akan berakhir lima bulan mendatang. Jika akhirnya dipilih lelang terbuka, maka Sutata memperkirakan sampai tahun depan tidak selesai.

"Jadi tidak akan menyelesaikan persoalan yang sebenarnya. Persoalan ini akan terus terulang," ujar Sutata.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menanti evaluasi Trans Jogja dari Pemda DIY. Menurut dia, evaluasi yang sudah disampaikan ke dewan belum menyentuh persoalan pokok, yakni opsi pengelolaan Trans Jogja. Hanya pengembangan jalur Trans Jogja, okupansi pengguna Trans Jogja.

Opsi pengelolaan Trans Jogja, sebelumnya juga disampaikan oleh Wakil Ketua III DPRD DIY, Dharma Setiawan (Gerindra) dan Anggota Fraksi PKS Tri Huda Yudiana. Baik Dharma maupun Huda, menilai pengelolaan Trans Jogja melalui BUMD merupakan opsi yang ideal.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) DIY, Sigit Haryanta mengatakan sampai saat ini pihaknya masih membahas nasib Trans Jogja. Ia belum bisa menyampaikan opsi apa yang akan diambil agar Trans Jogja terus beroperasi, tanpa ada masalah. "Konsepnya seperti apa nanti segera kami sampaikan ke dewan," kata Sigit saat acara syawalan bersama wartawan, kemarin.

Menurut Sigit, semua opsi memiliki konsekuensi baik opsi lelang terbuka maupun lelang tidak terbuka. Yang jelas, ia menyatakan, Januari, tahun depan, perasional Trans Jogja harus tetap berjalan, khususnya di jalur yang sudah ada saat ini.