Advertisement
PENEMUAN SENJATA API : 2 Rudal Kapal Selam Ditemukan di Aspol Gowok
Advertisement
Penemuan senjata api terungkap saat dilakukan pengosongan aspol Gowok, Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN - Rudal kapal selam serta peluru tank ditemukan dalam proses pengosongan asrama polisi (Aspol) Gowok, Caturtunggal, Depok, Sleman. Alat utama sistem persenjataan yang digunakan era 1960-an itu diamankan oleh Detasemen Gegana Brimob Polda DIY. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/07/30/aset-negara-32-rumah-di-asrama-polisi-gowok-dikosongkan-628462">ASET NEGARA : 32 Rumah di Asrama Polisi Gowok Dikosongkan)
Advertisement
Rudal kapal selam ditemukan sebanyak dua unit dengan kondisi telah rusak dan tidak membahayakan. Meski demikian bentuk fisik badan dan ekor atau sirip rudal masih terlihat. Badan rudal dengan panjang sekitar 50 sentimeter dengan warna biru laut dan sirip sekitar 20 sentimeter. Selain rudal, lima unit peluru tank juga ditemukan di sekitar Aspol Gowok.
Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti menjelaskan, alat utama sistem persenjataan itu ditemukan saat proses pengosongan 32 kepala keluarga (KK) di Aspol Gowok. Keduanya kebetulan ditemukan di salahsatu rumah yang tengah dikosongkan. Temuan kedua jenis benda di Aspol Gowok sangat wajar. Mengingat di era 1960-an Aspol itu dipakai sebagai asrama Brimob yang dimungkinkan ketika itu sekaligus sebagai tempat gudang senjata.
"Itu kami temukan saat melakukan pengosongan di salahsatu rumah warga. Dahulunya kan asrama Brimob termasuk ada gudang," ungkap Anny, Kamis (30/7/2015).
Tetapi seiring berjalannya waktu, 30 tahun kemudian atau pada 1990-an banyak pasukan Brimob yang tinggal di Aspol telah purna tugas. Tetapi masih banyak keluarga seperti anak dan cucu yang sudah tidak punya hak namun tetap menempati lahan.
"30 tahun kemudian purna otomatis ada istri, anak, cucu dan keponakan yang menghuni, mereka sebenarnya sudah tidak punya hak. Mungkin mereka yang menyimpan," imbuhnya.
Anny menegaskan bahwa kedua jenis benda itu sudah tidak aktif. Seperti rudal misalnya, ditemukan di dalam rumah yang digunakan sebagai hiasan. Meski badan dan sirip masih tampak jelas seperti layaknya senjata namun tidak membahayakan, karena di dalamnya telah diganti dengan isi beton.
"Jadi itu untuk hiasan, dalamnya sudah diisi cor. Peluru tank juga untuk hiasan dalam keadaan rusak. Tapi tetap kami amankan di Gegana Brimob," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Trump Ultimatum Iran, Buka Selat Hormuz atau Pembangkit Dihancurkan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran
- Dana Desa Tahap 1 Mulai Disalurkan April di Bantul
- Peternak Gunungkidul Dapat Santunan Saat Ternak Mati Mendadak
- Open House Lebaran di Bantul Tetap Digelar, Dikemas Sederhana
- Momen Lebaran, Kecelakaan di Ring Road Utara Libatkan Dua Pemotor
Advertisement
Advertisement




