Advertisement

Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran

Andreas Yuda Pramono
Sabtu, 21 Maret 2026 - 15:17 WIB
Sugeng Pranyoto
Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran Anggota Petugas Keamanan Gereja (PKG), Tony Largus, sedang memperlihatkan Posko Rumah Ibadah Ramah Pemudik di Gereja Katolik Aloysius Gonzaga, Mlati, Sleman, Sabtu (21/3/2026).-Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga masih membuka Posko Ramah Pemudik hingga lima hari setelah Lebaran. Pengurus gereja mempersilakan pemudik yang ingin beristirahat untuk memanfaatkan fasilitas yang ada.

Anggota Petugas Keamanan Gereja (PKG), Tony Largus, mengatakan posko yang dibuka pada Rabu (18/3/2026) tersebut akan ditutup H+5 Idulfitri. Masyarakat yang masih dalam perjalanan mudik atau akan kembali ke perantauan bisa memanfaatkan posko ini.

Advertisement

“Kami kerja sama dengan Kantor Wilayah Kemenag DIY. Posko juga baru kali ini kami gelar untuk momen mudik,” kata Tony ditemui di gereja, Sabtu (21/3/2026).

Tony menambahkan sejumlah peserta atau pengurus takbir juga sempat mampir ke posko tersebut untuk saling berbincang. Posko ini, katanya menjadi wujud dari kerja sama antarkelompok atau instansi dan toleransi antarumat beragama.

Katanya, pihak keamanan gereja juga sempat ikut menjaga kondusivitas Salat Idulfitri di Lapangan Sendangadi, Mlati yang berada di sisi selatan gereja. “Ada sebelas orang yang kemarin dan hari ini ikut mengamankan Salat Id,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Rumah Tangga Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga Mlati, Andreas Ismono, menyampaikan ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan pemudik di posko yang berada di pinggir Jalan Magelang ini.

Sejumlah fasilitas tersebut antara lain ruang kesehatan, toilet umum dan disabilitas, tempat istirahat dengan bed, hingga minuman dan makanan snack.

“Kami menyediakan sajadah juga kalau mau salat. Ada tiga lah. Nanti bisa pakai aula untuk salat,” kata Ismono.

Ia menambahkan ada sekitar 31 sukarelawan yang bertugas di posko tersebut yang berasal dari PKG dibantu oleh Dewan Paroki. Ia berharap program Rumah Ibadah Ramah Pemudik yang digagas Kemenag bisa terus diselenggarakan. Selain membantu pemudik, program ini bisa menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antarumat beragama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Presiden Prabowo Peluk Warga saat Open House Idulfitri di Istana

Presiden Prabowo Peluk Warga saat Open House Idulfitri di Istana

News
| Sabtu, 21 Maret 2026, 16:47 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement