Advertisement

PENATAAN KULONPROGO : PKL di Alun-alun Wates Maksimal 30 Pedagang

Rima Sekarani
Selasa, 11 Agustus 2015 - 04:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PENATAAN KULONPROGO : PKL di Alun-alun Wates Maksimal 30 Pedagang

Advertisement

Penataan Kulonprogo untuk Alun-alun Wates dibatasi maksimal 30 pedagang

Harianjogja.com, KULONPROGO-Ketua Paguyuban PKL Golek Menir, Supangat, mengungkapkan saat ini anggotanya ada 30 pedagang dan diperkirakan lebih dari 30 pedagang yang setiap hari berjualan di kawasan Alun-alun Wates sisi timur.

Advertisement

“Pemkab membatasi maksimal 30 pedagang. Ketika ada yang mau gabung lagi, paguyuban tidak bisa kasih jawaban,” ujarnya, Sabtu (8/8/2015)

Permohonan izin beroperasi yang harus diajukan PKL tidak rumit. Setiap pedagang hanya perlu mendaftarkan diri ke paguyuban. Data para PKL kemudian akan diserahkan kepada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kulonprogo. Data itu akan diteruskan ke SKPD lainnya.

Paguyuban juga beberapa kali diajak berdiskusi dan mendapatkan informasi mengenai rencana penataan PKL. Dalam waktu dekat, PKL akan diminta menggelar dagangan di atas saluran drainase yang mengelilingi Alun-alun Wates. Supangat berharap Pemkab Kulonprogo tidak akan menggusur karena PKL bersedia ditata selama tetap diizinkan berjualan.

Paguyuban PKL Makaryo pun sependapat. Mereka yang berjualan di sisi selatan kawasan Alun-alun Wates juga telah mendengar adanya rencana penataan. Mereka rela jika harus pindah dari trotoar tempatnya berjualan sekarang.

“Katanya akan dikembalikan ke fungsi trotoar yang sebenarnya. Nanti PKL bakal pindah ke seberang, di atas saluran air yang bakal ditutup. Tapi belum tahu kapan,” ungkap Ketua Paguyuban PKL Makaryo, Widyananto. Jumlah anggota PKL Makaryo telah mencapai 40 pedagang. Untuk mendaftar tidaklah susah. Cuma ada iuran Rp2.000 buat listrik dan retribusi parkir Rp1.000 per hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

News
| Minggu, 05 April 2026, 05:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement