Advertisement

HARI JADI DIY : Ada Sejumlah Opsi, Sultan Minta Dikaji Kembali

Ujang Hasanudin
Kamis, 20 Agustus 2015 - 13:20 WIB
Nina Atmasari
HARI JADI DIY : Ada Sejumlah Opsi, Sultan Minta Dikaji Kembali

Advertisement

Hari Jadi DIY masih dirumuskan, ada sejumlah opsi namun Sultan masih minta hal itu dikaji

Harianjogja.com, JOGJA-Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengundang sejumlah tokoh lintas sektoral untuk menentukan hari jadi DIY di Kepatihan, Rabu (19/8/2015). Dalam pertemuan itu muncul sejumlah opsi yang akan dijadikan dasar hari jadi DIY.

Advertisement

Di antara opsi itu, yakni Amanat Sultan HB IX 5 September 1945. Kemudian diangkatnya Pangeran Mangkubumi oleh rakyat pada 11 Desember 1749 pascalengsernya Susuhunan Paku Buwono II. Usulan lain juga muncul agar hari jadi DIY ditetapkan tiap 13 Maret.

Tanggal 13 Maret itu mengacu pada sejarah saat Pangeran Mangkubumi atau Sri Sultan HB I menempati pesanggrahan Ambarketawang, Gamping pada 1755, tepatnya sebulan setelah perjanjian Giyanti yang menjadi penanda berdirinya Kerajaan Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat.

Sultan HB X mengatakan sejumlah usulan untuk menetapkan hari jadi DIY masih ada perbaikan. "Saya minta dikaji kembali," kata Sultan.

Menurutnya, harus ada pertimbangan yang mendasari hari jadi, apakah mengacu pada awal pembentukan Pemda DIY atau pemerintahan sebelum adanya DIY. "Karena kalau pemerintahan sudah ada jauh sebelumnya," ucap Sultan.

Pengageng Tepas Dworopuro Kraton, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT), Jatiningrat mengatakan pihaknya masih terus merangkum opsi yang paling tepat untuk menentukan hari jadi DIY. Ia berpendapat, hari jadi harus mencerminkan keistimewaan DIY, dan keistimewaan DIY, kata dia, tidak hanya sebatas pada pemerintahannya, namun sejak dulu sudah istimewa.

Oleh karena itu perlu dikupas dari sisi sejarah dan filosofinya. "Dari situ nanti masyarakat akan mengetahui kenapa DIY bisa istimewa," kata Jatiningrat.

Pria yang akrab disapa Romo Tirun ini menyatakan semua opsi untuk menentukan hari jadi DIY itu nantinya akan ditawarkan kepada masyarakat DIY. "Biar masyarakat memilihnya," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

News
| Sabtu, 04 April 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement