Advertisement
KECELAKAAN BANTUL : Pengendara KLX Tewas Tertabrak Bus Mandala
Advertisement
Kecelakaan Bantul yang terjadi di Senin (25/8/2015) menyebabkan satu orang tewas
Harianjogja.com, BANTUL-Menyerobot traffic light, bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Mandala seruduk pengendara motor. Akibatnya, pengendara motor yang bernama Maryono, 25 warga, Sengonkarang RT 002 Desa Argomulyo, Sedayu itu meninggal dunia di RSU PKU Gamping setelah sebelumnya sempat kritis akibat gegar otak berat.
Advertisement
Humas Polsek Sedayu Ipda Agus Supraja menuturkan, peristiwa nahas itu terjadi Senin (25/8/2015), sekitar pukul 22.00. Bermula ketika Maryono yang mengendarai sepeda motor KLX bernopol AB 2000 EL melaju dari arah timur. Sedangkan bus Mandala yang menabraknya melaju dari arah yang berlawanan.
Tepat di traffic light Sedayu, korban yang melihat lampu hijau menyala hendak belok ke arah utara. Tanpa disangkanya, dari arah barat, bus Mandala tetap melaju kencang meski lampu merah telah menyala. Akibatnya, korban yang terseret oleh bus bernopol W 7024 US itu pun mengalami luka di kepala. ”Indikasinya gegar otak berat,” ucap Agus.
Saat dibawa ke RSU PKU Gamping, kondisi korban memang tak terlalu parah. Dikatakannya, ketika itu korban hanya mengalami luka lecet di tangan dan paha sebelah kanan. Setelah mendapatkan perawatan intensif, korban pun akhirnya meninggal sekitar pukul 00.30.
“Saat ini, sopir bus yang bernama Agus Surya Sugara, warga Trenggalek beserta bus yang dikendarainya sudah diamankan di Satlantas Polres Bantul,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement






