Advertisement
BISNIS ONLINE : Muslimarket.com Lirik Jogja untuk Pengembangan Usaha
Advertisement
Bisnis online penjualan keperluan muslim, Muslimarket.com melirik Jogja untuk pengembangan usaha
Harianjogja.com, JOGJA—Toko online yang khusus menyediakan keperluan muslim Muslimarket.com melihat DIY memilliki potensi yang besar. DIY pun dipilih sebagai salah satu sasaran perluasan pasar.
Advertisement
CEO Muslimarket.com Riel Tasmaya mengungkapkan, DIY memiliki banyak pelaku industri muslim kreatif. Untuk itu, bulan depan, rencananya Muslimarket.com akan membuka kantor cabang di Jogja. Partner yang bekerjasama rata-rata berbasis di Jakarta. Sayangnya, DIY yang memiliki potensi besar belum memanfaatkan toko online ini.
“Karena DIY sangat potensial, maka untuk daerah Jateng dan DIY kami pusatkan di Jogja,” ujar dia, Selasa (22/9/2015).
Riel mengatakan, toko online ini baru saja soft launching Juni 2015 dan akan diluncurkan secara resmi pada November. Awal dibuatnya toko online ini karena melihat tren maraknya toko online untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia melihat, perlengkapan muslim memiliki potensi besar karena mayoritas penduduk Indonesia merupakan muslim.
“Selama ini, para pelaku usaha memasarkan produknya melalui media sosial. Kalaupun ada yang berjualan di toko online, kebanyakan hijab dan baju muslim,” ujar dia.
Ia menyebutkan, keunggulan Muslimarket.com barang yang disediakan tidak sebatas hijab dan baju. Ada barang-barang lain seperti aqiqah, kurban, perlengkapan ibadah, perlengkapan haji, oleh-oleh haji, hingga paket mas kawin. Sampai saat ini sudah ada 120 partner dengan 4.000 jenis barang yang tersedia. Namun, ia tidak memungkiri jika 60% sampai 70%, barang yang dijual masih seputar fashion.
“Transaksinya semakin besar. Tapi saya belum bisa menyebutkan besarannya. Untuk trafik, setiap bulan rata-rata pengunjung kami satu juta orang,” kata dia.
Riel mengaku telah mengantongi label syariah dari Badan Syariah Nasional. Barang-barang yang dijual pun harus sesuai dengan syariah Islam. Sebelum bekerjasama, akan ada seleksi. Barang-barang yang haram, tidak akan diperjual-belikan dalam toko online ini.
Pemilik Yeni Collection Yeni Suryani mengaku belum memanfaatkan toko online untuk berjualan. Ia mengaku belum mengetahui adanya toko online khusus produk muslim. Selain itu, ia lebih senang berjualan langsung misalnya dengan mengikuti pameran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




