Advertisement

PERNIKAHAN SEJENIS : Antisipasi, Kemenag Kumpulkan Penghulu se-Gunungkidul

David Kurniawan
Selasa, 13 Oktober 2015 - 05:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PERNIKAHAN SEJENIS : Antisipasi, Kemenag Kumpulkan Penghulu se-Gunungkidul

Advertisement

Pernikahan sejenis coba dicegah dengan menggalang koordinasi.

Harianjogja.om, GUNUNGKIDUL – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi terjadinya pernikahan sejenis. Senin (12/10/2015), seluruh penghulu di Gunungkidul dikumpulkan untuk diberi pengharahan dan pembekalan akan adanya potensi tersebut.

Advertisement

Kepala Kemenag Gunungkidul Nur Abadi mengatakan, dikumpulkannya petugas Kantor Urusan Agama (KUA) dan penghulu untuk mengantisipasi adanya pernikahan sejenis di Gunungkidul. Untuk itu, penghulu diminta lebih cermat lagi sebelum melakukan akad nikah.

“Kami tidak ingin kejadian di Boyolali terjadi di Gunungkidul. untuk itu, kami minta para penghulu untuk lebih berhati-hati lagi sebelum menikahkan,” kata Nur Abadi kepada awak media, Senin (12/10/2015).

Dia menjelaskan, secara kasat mata perbedaan jenis kelamin itu mudah dikenali. Namun saat akan menikahkan, jika penghulu mengalami keragu-raguan terhadap jenis kelamin kedua mempelai, bisa dilakukan pemeriksaan secara medis terlebih dahulu.

“Untuk pemeriksaan, kami sudah bekerjasama dengan pihak puskesmas. Tidak masalah proses pernikahan agak terlambat, karena yang terpenting pernikahan itu tidak dilakukan sesama jenis,” ujar dia.

Larangan pernikahan sesama jenis tertuang dalam Undang-Undang No 1/1974 tentang Pernikahan. Dalam pasal 1 dijelaskan, yang dimaksud perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Mahaesa.

“Hingga saat ini belum ada satu pun pernikahan yang mencurigakan. Kalau ada yang coba mengajukan pernikahan sejenis, maka akan langsung kami tolak,” seru Nur Abadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

News
| Minggu, 05 April 2026, 04:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement