Advertisement
SUKSESI PAKU ALAM X : Akan Digunakan untuk Kirab, Kereta Manik Koemolo Masih Dalam Perbaikan
Advertisement
Suksesi Paku Alam X, Kanjeng Bendoro Pangeran Haryo (KBPH) Prabu Suryodilogo akan dikirab menggunakan Kereta Kiai Manik Koemolo
Harianjogja.com, JOGJA-Kanjeng Bendoro Pangeran Haryo (KBPH) Prabu Suryodilogo dipastikan segera dinobatkan menjadi Paku Alam X pada 7 Januari mendatang.
Advertisement
Usai jumenengan PA X akan dikirab menggunakan Kereta Kiai Manik Koemolo. Namun, kereta khusus yang dinaiki raja Pakualaman itu masih dalam perbaikan dan proses perbaikannya pun tidak sembarangan, ada tradisi adat khusus.
Aroma dupa yang dibakar tercium saat Harian Jogja, memasuki halaman Puro Pakualaman, Senin (7/12/2015) sore. Beberapa orang, termasuk abdi dalem Pakualaman duduk sila dengan setengah melingkar menghadap empat kereta.
Dua abdi dalem sedang melafalkan doa-doa di depan Kereta Kiai Manik Koemolo. Aroma kemenyan pun kian menyengat hidung ditengah prosesi doa-doa. Di sekitar kereta itu juga terdapat ubo rampe, seperti nasi gurih, ayam ingkung, dua gelas kopi, teh, bunga sedap malam, bungan setaman, dua sisir pisang raja, dan jajanan pasar.
Prosesi itu merupakan acara selametan dimulainya proses renovasi Kereta Kiai Manik Koemolo dan tiga kereta lainnya, yakni Kereta Kanjeng Nyai Rara Kumenyar, Kanjeng Nyai Manik Braja, dan Kanjeng Kiai Branala. Keempat kereta yang akan digunakan kirab jumenengan P X itu mulai direnovasi, hari ini.
"Doa ini sebagai permohonan supaya dalam proses renovasi kereta lancar," kata Bendoro Pangeran Haryo (BPH) Hario Danardono, putra ketiga mendiang PA IX yang hadir dalam selametan tersebut.
Rencananya kereta itu akan direnovasi di sebuah bengkel khusus kereta di daerah Bantul. Namun, Hario Danardono tidak menyebutkan lokasi bengkel tersebut. Yang jelas perbaikan kereta dilakukan abdi dalem Retowijayan dari Kraton, karena di Puro Pakualaman belum ada ahli perkeretaan.
Selametan berlangsung lebih kurang setengah jam. Keempat kereta itu kembali ditutupi terpal. Diatas kereta-kereta itu juga kembali ditaburi ubo rampe sampai di bagian interior kereta.
Dari deretan empat kereta, Kiai Manik Koemolo memang yang menjadi perhatian. Dalam prosesi selametan, dua abdi dalem Mas Riyo Projo dan MA Bekel Wirotranggono tepat duduk di depan Kiai Manik Koemolo.
Staf Urusan Kapanitran Raden Mas Sosrodirjo mengatakan renovasi keempat kereta ditarget selesai sepekan sebelum jumenengan. Beberapa kerusakan yang perlu diperbaiki adalah roda, alas kabin yang rawan jebol ketika terinjak. "Sesuai penghitungan Senin Kliwon ini dimulai selametan renovasi, dan pengerjaannya dilakukan besok [hari ini]." imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




