Advertisement

PILKADA BANTUL : Tak Kenal Paslon, Angka Golput Diprediksi 20%

Redaksi Solopos
Rabu, 09 Desember 2015 - 01:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PILKADA BANTUL : Tak Kenal Paslon, Angka Golput Diprediksi 20%

Advertisement

Pilkada Bantul belum berjalan seperti yang diinginkan karena masih ada warga yang mengenal paslon.

Harianjogja.com, BANTUL - Tim sukses dua peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul memprediksi angka golput atau pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya saat pemungutan suara tergolong tinggi.

Advertisement

"Kemungkinan angka golputnya tinggi karena masih banyak warga yang belum tahu siapa calonnya," kata anggota Tim Sukses Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sri Surya Widati-Misbakhul Munir (Ida-Munir), Aryunadi, di Bantul, seperti dikutip dari Antara, Selasa (8/12/2015).

Menurut dia, prediksi tingginya angka golput dalam pilkada di kabupaten setempat diketahui dari hasil survei internal tim sukses yang menunjukkan warga yang memiliki hak pilih tetapi tidak mengetahui pilkada, apalagi siapa calonnya persentasenya relatif cukup tinggi, yakni lebih dari 20%.

Berdasarkan pengamatannya, rata-rata warga yang tidak mengetahui pilkada dan siapa calon karena sudah tua dan masyarakat ekonomi lemah. Bahkan, pihaknya memprediksi angka golput bisa mencapai 17% dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sekitar 690.000 orang.

"Banyak faktor kenapa angka golput tinggi, seperti pembatasan sosialisasi pilkada, juga ada kemungkinan pemilih jenuh karena baru setahun memilih wakil rakyat dan pilpres, sekarang sudah mencoblos lagi," katanya.

Sementara itu, terkait dengan hasil pilkada, pihaknya optimistis dapat memenangi pesta demokrasi tersebut sebab berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada awal bulan ini, pihaknya mengklaim elektabilitas pasangan yang diusung lebih unggul.

Meski begitu, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini enggan menjelaskan berapa perkiraan perolehan suara pasangan nomor urut 2 yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Nasdem serta didukung Partai Golkar dan PPP tersebut.

"Nanti ndak dikira takabur dan ria. Namun, kami optimistis setelah sosialisasi yang kami gencarkan seminggu terakhir di 17 kecamatan," katanya.

Sementara itu, Tim Sukses Pasangan Suharsono-Abdul Halim Muslih (Harsono-Halim), Arif Iskandar, mengatakan bahwa pihaknya juga memprediksi angka golput pada Pilkada Bantul 2015 relatif cukup tinggi, yakni mendekati angka 21 persen dari total DPT.

Menurut dia, tingginya angka golput ini juga karena regulasi pembatasan sosialisasi oleh pasangan calon, atau hanya difasilitasi KPU, ditambah sosialisasi yang dilakukan KPU dinilai belum menyeluruh."Hanya simbol-simbol saja sosialisasinya," katanya.

Sementara itu, terkait dengan hasil Pilkada Bantul, pihaknya juga mengklaim pasangan nomor urut 1 yang diusung Partai Gerindra dan PKB dan didukung PKS ini bisa menang sebab berdasarkan survei internal elektabilitas pasangan ini tinggi sekaligus mengungguli rivalnya.

"Dari 17 kecamatan, kami unggul di 10 kecamatan yang menjadi lumbung suara, yakni di Piyungan, Srandakan, Kretek, Sanden, Imogiri, Pundong, Dlingo, Banguntapan, dan Kasihan. Perhitungan terakhir (suara) 60 persen suara kami dapat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement