Advertisement

PEMKAB KULONPROGO : Antisipasi Imigran Gekao & Kapal Asing, AL Patroli

Redaksi Solopos
Jum'at, 11 Desember 2015 - 23:55 WIB
Mediani Dyah Natalia
PEMKAB KULONPROGO : Antisipasi Imigran Gekao & Kapal Asing, AL Patroli

Advertisement

Pemkab Kulonprogo mendukung AL melakukan patroli.

Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, mendukung rencana kapal perang Tentara Nasional Indonesia Angkutan Laut yang melakukan patroli di pantai selatan mulai 2016 dalam rangka mengantisipasi imigran gelap dan kapal asing.

Advertisement

"Kami sangat mendukung dan menyambut baik rencana kapal TNI AL yang akan melakukan patroli di pantai selatan," kata Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kulonprogo Sudarno, seperti dikutip dari Antara, Jumat (11/12/2015).

Menurut dia, patroli kawasan pantai selatan selain menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus mencegah terjadinya pencurian ikan oleh negara lain.

Ia mengatakan pada 2016, Pelabuhan Tanjung Adikarto yang berada di Karangwuni, di Kulonprogo, akan beroperasi. Hal ini berpotensi terjadinya kasus pencurian ikan atau penyelundupan orang.

"Sejauh ini, di perairan pantai selatan di Kulonprogo belum ditemukan adanya kasus pencurian ikan atau kapal perdagangan manusia singgah. Namun demikian, kami bekerja sama dengan Polair Polda DIY dan DKP DIY melakukan pengawasan kawasan pantai selatan," katanya.

Ia mengingatkan kepada nelayan di Kulonprogo selalu mewaspadai kapal yang melintas di pantai. Kalau ada hal-hal yang mencurigakan segera melapor ke petugas.

"Penanganan pencurian ikan dan perdagangan manusia membutuhkan kerja sama semua pihak, khususnya nelayan harus responsif apabila ada yang mencurigakan," kata Sudarna.

Anggota Kelompok Nelayan Bugel Peni Warto mengaku nelayan Pantai Bugel selalu siap memberikan informasi, bahkan membantu tim SAR apabila menangani kasus orang hilang di laut. Namun, pihaknya juga berharap ada fasilitas atau penghargaan terhadap nelayan yang terlibat aktif dalam memberikan informasi.

"Kami sudah sangat aktif, tapi tidak ada penghargaan ataupun pemberian fasilitas dari dinas terkait," keluhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

News
| Minggu, 05 April 2026, 05:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement