Advertisement
PILKADA SERENTAK DIY : PDIP DIY Akui Kalah, Tapi Mengklaim Makin Solid
Advertisement
Pilkada serentak DIY menunjukkan PDIP kalah, namun mereka mengaku makin solid
Harianjogja.com, JOGJA-Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DIY mengakui kekalahannya dalam pilkada serentak, berdasarkan perolehan suara sementara yang dilakukan tim suksesnya. Namun demikian, PDIP mengklaim kekalahan tersebut justeru menambah solid kadernya.? (Baca juga : http://solopos.com/2015/12/11/pilkada-sleman-pdip-akan-koreksi-kekalahan-669926" target="_blank">PILKADA SLEMAN : PDIP akan Koreksi Kekalahan)
Advertisement
"Kami tidak kalah tapi hanya kurang suara, tapi kami menang dalam konsolidasi partai," kata Wakil Ketua DPD PDIP DIY Dwi Wahyu Budianto sambil berkelakar, saat dihubungi Jumat (11/12/2015).
Dwi Wahyu mengaku meski tidak memiliki kepala daerah, namun masih memiliki bargaining position atau posisi tawar karena menguasai kursi DPRD di masing-masing kabupaten.
Oleh karenanya, kata dia, hubungan eksekutif dan legislatif harus diperbaiki karena bisa berpengaruh pada kebijakan untuk masyarakat.
Hasil penghitungan suara sementara calon kepala daerah yang diusung PDIP di Sleman, Yuni Satia Rahayu-Danang Wicaksono kalah oleh Sri Purnomo-Sri Muslimatun. Di Gunungkidul Djangkung Sudjarwadi-Endah Subekti Kuntariningsih menjadi urutan kedua dari Badingah-Immawan Wahyudi.
Demikian di Bantul yang disebut-sebut sebagai basis PDIP kalah. Sri Suryawidati, bupati petahana di Kabupaten Projotamansari itu kalah suara oleh Suharsono-Halim Muslih.
Dwi Wahyu mengungkapkan hasil evaluasi pilkada diketahui bahwa kader PDIP dari tiga kabupaten yang menyelenggarakan pilkada tersebut masih solid. Partai pemenang dalam Pileg dan pilpres, beberapa waktu lalu ini diklaim Dwi Wahyu masih ampuh dalam perolehan suara.
Perolehan suara itu diakui Dwi salah satu bukti kesolidan kader partai sampai tingkat akar rumput. Meski ada partai koalisi, Dwi menilai tidak maksimal. "Kami ini sendiri lho tanpa koalisi, meski ada koalisi itu hanya numpang nama. Tapi perolehan suara kami tetap banyak," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement





