Advertisement
PENYERANGAN PUSKESMAS : Polisi Duga Ada Warga Bangunjiwo Terlibat Pelemparan Bom Molotov
Advertisement
Penyerangan Puskesmas Kasihan 1 Bantul diduga melibatkan warga sekitar Puskesmas tersebut
Harianjogja.com, BANTUL- Kepolisian Sektor (Polsek) Kasihan Bantul membidik keterlibatan warga Desa Bangunjiwo dalam insiden pelemparan bom molotov ke Puskesmas Kasihan I, Senin (14/12/2015) dini hari. (Baca juga : http://solopos.com/?p=670765" target="_blank">PENYERANGAN PUSKESMAS : Puskesmas Kasihan Bantul Dilempar Bom Molotov)
Advertisement
Kepala Polsek Kasihan Komisaris Polisi (Kompol) Suwandi mengatakan, pihaknya tengah mendalami kemungkinan keterlibatan warga dalam aksi kriminal itu. "Semua kami dalami tidak terkecuali warga setempat," terang Suwandi, Selasa (15/12/2015).
Seperti diketahui, sejumlah warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul pada November lalu menggerudug Puskesmas Kasihan I lantaran kecewa dengan layanan lembaga itu. Warga mengaku sulit mengakses ambulan untuk mengantar dan menjemput warga yang sakit.
Suwandi menambahkan, polisi juga mendalami penyelidikan terkait kekecewaan atau protes warga beberapa waktu lalu apakah terkait dengan kejadian bom molotov atau tidak. "Kami mendalami kasus ini tapi kami belum mengarah siapa pelaku pelemparan bom itu," ujarnya.
Sejauh ini polisi telah memeriksa tujuh orang saksi dari unsur Puskesmas serta aparat pemerintah Desa Bangunjiwo yang saat itu menjadi saksi peristiwa tersebut. Pemeriksaan saksi masih terus berlangsung sampai sekarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




