Advertisement
MUSIM HUJAN : Angin Kencang & Petir Terjadi hingga Januari 2016
Advertisement
Musim hujan yang disertai angin kencang dan petir dapat terjadi di seluruh wilayah DIY.
Harianjogja.com, SLEMAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyampaikan cuaca ekstrim dengan potensi angin kencang dan petir dapat terjadi di seluruh wilayah DIY. Situasi ini diprediksi terjadi hingga Januari 2016.
Advertisement
"Potensi angin kencang dan petir ini diperkirakan bisa terjadi hingga Januari 2016. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama terhadap ancaman petir yang berpotensi terjadi di mana saja," kata prakirawan dari Data dan Informasi BMKG Yogyakarta Subandi, seperti dilansir dari Antara, Kamis (17/12/2015).
Menurut dia, ancaman bencana petir sampai saat bisa terjadi di mana saja.
"Petir bisa merata, di semua wilayah DIY berpotensi bisa terkena petir," katanya.
Ia mengatakan, di tempat yang paling aman, yaitu di rumah pun bisa terkena bencana tersebut. Beberapa hari terakhir ini, juga sudah ada dua laporan adanya rumah yang terkena petir.
"Sebenarnya lebih baik bila rumah dipasangi penangkal petir," katanya.
Subandi mengatakan, masyarakat diharap pandai untuk mencari tempat berlindung. Seperti tidak berada di tanah yang lapang ketika terjadi hujan karena bisa menjadi objek yang paling tinggi bila di tanah yang lapang.
"Petir selalu mencari sasaran objek yang paling tinggi. Jangan berada di tempat yang basah juga," katanya.
Ia mengatakan, petir terjadi karena adanya pertemuan dua awan Cumulonimbus (Cb). Potensi bahaya seperti ini akan cenderung menurun hingga sampai puncak musim hujan mendatang.
"Puncak musim hujan diperkirakan akhir Januari hingga awal Februari 2016," katanya.
Staf Seksi Data dan Informasi, BMKG Yogyakarta Indah Retno Wulan mengatakan bahaya bencana yang diakibatkan angin kencang dan petir seperti ini memang lebih dominan pada pancaroba sampai awal musim hujan.
"Selama musim hujan, potensi terjadi cuaca ekstrim masih cukup tinggi. Antara lain jumlah curah hujan dan petir," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




