Advertisement
KONFLIK MTS & WARGA : Haryadi : Siswa Butuh Tempat Belajar
Advertisement
Konflik MTS & warga memiliki cerita yang panjang.
Harianjogja.com, JOGJA-Walikota Jogja Haryadi Suyuti turun tangan memimpin langsung pembongkaran pagar perumahan Green House yang menutup akses masuk siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Karangkajen, Jogja, Senin (4/1/2016).
Advertisement
Haryadi mengaku langkah pembongkaran tembok dilakukan setelah proses mediasi antara pihak sekolah, warga perumahan Green House yang dimediasi Pemerintah Kota Jogja gagal menemukan kesepakatan. Sementara siswa-siswi membutuhkan tempat belajar.
Haryadi menyatakan tidak berada dalam posisi pro kontra antara pihak sekolah maupun warga gara-gara pagar tembok setinggi sekitar 1,5 meter tersebut. Ia mengaku tidak rela di hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang ada siswa yang kesulitan masuk kelas.
"Saya harus melakukan apa yang harus saya lakukan dengan segala resiko." ujarnya.
Setelah akses masuk sekolah MTs Muhammadiyah Karangkajen terbuka, Haryadi minta proses dialog kembali dilanjutkan dengan catatan tidak mengganggu proses belajar mengajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement




