Advertisement
PERDA TRANSPORTASI TRADISIONAL : Ini Alasan Gerobak Sapi & Bentor Diusulkan Diatur
Advertisement
Perda transportasi tradisional diharapkan memperhatikan moda lain yang kini masih digunakan.
Harianjogja.com, JOGJA-Fraksi Golongan Karya dan Fraksi PAN sama-sama mengusulkan moda transportasi tradisional, gerobak sapi dan becak motor (bentor) yang kembali eksis ini untuk dimasukkan dalam rencana pembentukan Perda itu.
Advertisement
Wakil Ketua Badan Pembentukan peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DIY, Rendradi Suprihandoko juga sempat menerima beberapa masukan itu dan menyatakan akan mengusulkannya bila Panitia Khusus perda ini terbentuk.
“Komunitas gerobak sapi kita lihat semakin menguat, artinya mereka masih eksis. Wacana seperti itu kami tampung untuk disampaikan ke Pansus,” kata Rendradi, Jumat (15/1/2016).
Menanggapi hal itu, anggota Fraksi PDIP Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Purbodiningrat mengatakan pihaknya bisa menerima jawaban itu. Hanya saja dia berharap bila Raperda ini benar-benar disahkan akan ada penegakan hukum yang tegas.
“Kalau memang tidak diatur mestinya nanti ada tindakan tegas untuk kendaraan yang tak masuk kriteria,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement





