Advertisement

ANGIN KENCANG : Angin Kencang Melanda Ponjong, Sejumlah Rumah Rusak

Uli Febriarni
Kamis, 21 Januari 2016 - 10:20 WIB
Nina Atmasari
ANGIN KENCANG : Angin Kencang Melanda Ponjong, Sejumlah Rumah Rusak

Advertisement

Angin kencang melanda Gunungkidul menyebabkan sejumlah rumah rusak

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sejumlah rumah yang berada di Dusun Blimbing RT 04 RW 05, Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong mengalami kerusakan akibat diterpa angin kencang, yang muncul bersamaan dengan hujan deras pada Selasa (19/1/2016) petang. Nama-nama korban antara lain Madyo Sentono, Tumiyo, Tumirah, Wantio, Sukinem.

Advertisement

Kepala Dusun Blimbing, Warjito menerangkan bahwa kelima korban merupakan warga setempat yang tinggal dalam satu Rukun Tetangga. Ia menjelaskan kejadian diawali hujan deras disertai petir, setelah beberapa saat kemudian datang angin kencang.

"Beberapa pohon kemudian tumbang, beberapa rumah warga rusak berat dan ringan, karena ditiup angin kencang tersebut," ujarnya, Rabu (20/1/2016).

Akibat diterpa hujan dan angin, rumah Madyo Sentono diketahui nyaris ambruk dan gentengnya hancur berantakan. Sementara genteng seng rumah Sukinem, terhempas angin hingga puluhan meter dan keluar dari pekarangan rumah.

"Saat kejadian listrik langsung mati, karena travo tersambar petir, sehingga saat kejadian suasananya gelap gulita," terangnya.

Di lokasi berbeda, angin kencang juga menyebabkan kerusakan sejumlah rumah di Dusun Krakalan, Desa Beji, Kecamatan Patuk. Akibat kejadian tersebut, garasi mobil milik Suranto warga setempat, rusak akibat tertimpa kayu jati yang tumbang. Saat kejadian, korban sedang berada di rumah, namun berhasil menyelamatkan diri.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunungkidul, Budhi Harjo mengatakan BPBD telah mengirimkan beberapa relawan untuk ikut kerja bakti bersama warga. Bukan hanya itu, pihaknya juga membantu logistik permakanan.

Budhi juga berharap pada warga untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat saat ini sedang memasuki pergantian cuaca secara ekstrem.

"Angin kencang dan tanah longsor juga tetap harus diwaspadai, karena dalam beberapa hari terakhir curah hujan mulai meningkat," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

News
| Minggu, 05 April 2026, 04:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement