PENCURIAN JOGJA : Mesin Cetak Tiket Kereta Dibobol, Waspada Tiket Palsu Beredar

ilustrasi mencuri. (Hengky Irawan/JIBI - Harian Jogja)
02 Februari 2016 17:55 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Pencurian Jogja terjadi di Stasiun Lempuyangan.

Harianjogja.com, JOGJA-PT.KAI Daerah Operasional 6 Jogja mengimbau masyarakat untuk tidak membeli tiket dari orang lain, kecuali dari agen resmi. Imbauan tersebut terkait hilangnya 515 lembar tiket kereta api siap cetak dari mesin cetak tiket mandiri (CTM) di Stasiun Lempuyangan.

“Jangan percaya jika ada orang yang menawarkan tiket. Belilah tiket di loket resmi," kata Manager Humas PT.KAI Daerah Operasional 6 Jogja, Eko Budianto kepada wartawan, melaui sambungan telepon, Selasa (2/2/2016).

Salah satu dari tiga mesin CTM yang terletak di depan loket tiket Stasiun Lempuyangan dibobol pencuri pada Senin (1/2/2016) dini hari lalu, sekitar pukul 00.30 WIB. Menurut Eko, tiket siap cetak yang hilang dari mesin CTM dipastikan tidak bisa digunakan karena setiap tiket memiliki barcode atau kode tertentu dan kode yang itu akan tercetak otomatis dari mesin CTM.

Kode yang tercantum dalam tiket resmi dibagian pojok atas itu berfungsi untuk menyaring data tiap pemilik tiket saat akan masuk kawasan stasiun.

“Tanpa kode itu tidak bisa masuk,” kata dia.