DEMAM BERDARAH JOGJA : Seorang Warga Meninggal, Jogja Waspada DBD

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 05 Februari 2016 02:20 WIB
DEMAM BERDARAH JOGJA : Seorang Warga Meninggal, Jogja Waspada DBD

JIBI/Desi Suryanto Petugas Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melakukan pengasapan nyamuk yang bersarang di lingkungan perumahan penduduk di Kampung Gendeng Cantel, Muja-muju, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin (23/12/2013). Pengasapan itu berupaya mengurangi populasi nyamuk yang membawa dan menularkan beragam penyakit seperti, demam berdarah, malaria, filariasis, encepalitis dan chikungunya. Selama sebulan terakhir ini sedikitnya sudah 21 warga Gendeng Cantel terserang chikungunya.

Demam berdarah Jogja menjangkit masyarakat perkotaan.

Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Kesehatan Kota Jogja mengeluarkan surat edaran ke semua puskesmes dan camat se-Kota Jogja untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD). Selama tahun ini hingga awal Februari, kasus demam berdarah sudah mencapai 68, satu orang di antaranya meninggal dunia.

“Satu orang penderita demam berdarah asal Kecamatan Jetis meninggal dunia,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Fita Yulia Kisworini, saat ditemui di Balai Kota Jogja, Kamis (4/2/2016)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online