KECELAKAAN GUNUNGKIDUL : Mesin Mati, Bus Pariwisata Hantam Tebing Bukit

Kondisi bus pariwisata yang mengalami kecelakaan tunggal di ruas jalan provinsi di Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen. Senin (8/2/2016). (David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
08 Februari 2016 21:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Kecelakaan Gunungkidul terjadi di Sambirejo.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan provinsi di Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen, Senin (8/2/2016). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, bagian belakang bus AB 1461 AC ringsek karena menghantam tebing perbukitan.

Informasi  yang dihimpun Harianjogja.com, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu bus yang dikendarai Sudarno mengalami kerusakan mesin, lalu akan diderek oleh bus yang lain untuk dibawa pulang ke garasi.

Namun sesampainya di lokasi, besi yang digunakan menarik putus, bus pun meluncur ke bawah. Tak mau membahayakan pengendara lain, Sudarno mengambil keputusan untuk membanting stir ke kiri sehingga bus bisa berhenti dengan cara menabrak tebing bukit.

“Saya tidak mau ambil risiko. Daripada bus terus turun ke bawah dengan risiko menimpa kendaraan lain, saya putuskan untuk membanting stir ke kiri,” kata Sudarno kepada wartawan, kemarin.

Dia mengakui saat kejadian rem tidak bisa difungsikan. Hal tersebut terjadi karena mesin dalam keadaan mati, sehingga mengganggu operasional dalam pengereman.

Lebih jauh dikatakan, Sudarno dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja, bagian belakang bus ringsek dan kacannya ikut pecah. Sementara itu, seluruh penumpang yang akan berwisata ke kawasan pantai telah dievakuasi dengan bus lain saat mesin pertama kali pada Minggu (8/2/2016). Sebagai sopir, ia mengaku dalam kondisi baik-baik tanpa luka sedikit pun.