Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Sejumlah pedagang mulai menempati kios-kios baru yang ada di Pasar Semin, Senin (8/2/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pasar tradisional Gunungkidul di Semin mulai ditempati pedagang
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pedagang di Pasar Semin sudah mulai menempati kios-kios baru yang selesai dibangun pada akhir 2015 lalu. Mereka berharap tempat baru itu dapat memberikan manfaat serta meningkatkan pendapatan mereka, sama seperti sebelu terjadinya kebakaran di akhir 2013.
Pantauan yang dilakukan Harianjogja.com, Selasa (9/2/2016), meski sudah mulai ada pedagang yang menempati, belum semua kios terisi semua. Para pedagang pun mengaku senang bisa menempati tempat baru itu. Di tempat ini, mereka memiliki keyakinan bahwa pendapatan yang diperoleh bisa lebih baik ketimbang saat berada di pasar darurat.
“Beberapa teman sudah ada yang pindah duluan. Sedang saya baru pindahan pada Rabu [3/2/2016] kemarin,” kata Mahmudi, salah seorang pedagang di Pasar Semin.
Dia mengakui, proses kepindahan ke kios baru tidak menjadi masalah. Para pedagang diberikan tempat sesuai dengan sertifikat kepemilikan kios sama dengan sebelum rencana pembangunan dilakukan.
Menurut Mahmudi, meski luasan kios lebih sempit, tapi jika dilihat dari sisi bangunan dan kenyamanan lebih enak yang ditempati saat sekarang. Ia pun berharap dengan tempat dan wajah baru di Pasar Semin suasananya bisa kembali normal seperti saat sebelum kebakaran terjadi di tiga tahun yang lalu.
“Kalau saat di pasar darurat sangat sepi. Mudah-mudahan dengan pindah ke lokasi baru keramaian pasar bisa melebihi sebelum terjadi kebakaran,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan Sudarno, pedagang lain di Pasar Semin. Menurut dia, lokasi baru itu memberikan pengharapan bahwa pendapatan pedagang bisa meningkat seiring dengan proses revitalisasi yang dilakukan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Bupati Sleman Harda Kiswaya meresmikan Pancuran Tuk Bulus di Bimomartani dan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan wisata.
Polda Jateng mengerahkan 3.229 personel gabungan untuk mengamankan konser Andrea Bocelli di Borobudur, termasuk mengatur lalu lintas dan aspirasi warga.
Simak cara cek desil DTSEN, status penerima PKH-BPNT Oktober-Desember 2026, serta langkah jika saldo bantuan belum masuk.
Veda Ega Pratama mengamankan posisi start kedelapan Moto3 Malaysia 2026 setelah mencatat waktu 2 menit 10,855 detik di Q2.
Kementan mengkaji impor awal 100.000 sapi pada 2027 untuk mendukung swasembada susu dan meningkatkan produksi susu nasional.