DBD di Gunungkidul Turun saat Kemarau, Warga Tetap Diminta Siaga
Kasus DBD di Gunungkidul turun saat kemarau, namun warga tetap diminta waspada karena potensi penularan masih ada.
Sejumlah pedagang mulai menempati kios-kios baru yang ada di Pasar Semin, Senin (8/2/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pasar tradisional Gunungkidul di Semin mulai ditempati pedagang
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pedagang di Pasar Semin sudah mulai menempati kios-kios baru yang selesai dibangun pada akhir 2015 lalu. Mereka berharap tempat baru itu dapat memberikan manfaat serta meningkatkan pendapatan mereka, sama seperti sebelu terjadinya kebakaran di akhir 2013.
Pantauan yang dilakukan Harianjogja.com, Selasa (9/2/2016), meski sudah mulai ada pedagang yang menempati, belum semua kios terisi semua. Para pedagang pun mengaku senang bisa menempati tempat baru itu. Di tempat ini, mereka memiliki keyakinan bahwa pendapatan yang diperoleh bisa lebih baik ketimbang saat berada di pasar darurat.
“Beberapa teman sudah ada yang pindah duluan. Sedang saya baru pindahan pada Rabu [3/2/2016] kemarin,” kata Mahmudi, salah seorang pedagang di Pasar Semin.
Dia mengakui, proses kepindahan ke kios baru tidak menjadi masalah. Para pedagang diberikan tempat sesuai dengan sertifikat kepemilikan kios sama dengan sebelum rencana pembangunan dilakukan.
Menurut Mahmudi, meski luasan kios lebih sempit, tapi jika dilihat dari sisi bangunan dan kenyamanan lebih enak yang ditempati saat sekarang. Ia pun berharap dengan tempat dan wajah baru di Pasar Semin suasananya bisa kembali normal seperti saat sebelum kebakaran terjadi di tiga tahun yang lalu.
“Kalau saat di pasar darurat sangat sepi. Mudah-mudahan dengan pindah ke lokasi baru keramaian pasar bisa melebihi sebelum terjadi kebakaran,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan Sudarno, pedagang lain di Pasar Semin. Menurut dia, lokasi baru itu memberikan pengharapan bahwa pendapatan pedagang bisa meningkat seiring dengan proses revitalisasi yang dilakukan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD di Gunungkidul turun saat kemarau, namun warga tetap diminta waspada karena potensi penularan masih ada.
SMPN 1 Sanden menetapkan SOP layanan publik dan mengevaluasinya bersama masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekolah.
Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.990-Rp18.050 per dolar AS pada Jumat, dipengaruhi sentimen global dan domestik.
Suara Ibu Yogyakarta menggelar aksi damai di Bundaran UGM dengan tujuh tuntutan, mulai ekonomi, harga pangan, hingga kriminalisasi aktivis.
Harga emas Antam hari ini, Jumat 3 Juli 2026, naik Rp11.000 menjadi Rp2.651.000 per gram. Simak daftar harga emas semua pecahan.
Pemkab Bantul memindahkan TPR Parangtritis ke akses masuk pantai mulai 1 Juli 2026 untuk menata retribusi wisata dan menghindari keluhan pengguna jalan.