LONGSOR KALI Buntung : 700 Karung Tanah Dipasang di Titik Longsor Blunyahrejo

Kondisi talut Sungai Buntung di Kelurahan Karangwaru yang longsor pada Rabu (10/2/2016) malam. (Desi Suryanto/JIBI - Harian Jogja)
12 Februari 2016 19:54 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Longsor Kali Buntung ditindaklanjuti dengan pemasangan 700 karung tanah

Harianjogja.com, JOGJA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk waspada longsor dan banjir.

(Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/02/12/longsor-kali-buntung-talut-kali-buntung-longsor-jalan-putus-dan-3-rumah-terancam-690534" target="_blank">LONGSOR KALI BUNTUNG : Talut Kali Buntung Longsor, Jalan Putus dan 3 Rumah Terancam)
Awal musim penghujan ini sudah terjadi longsor di Blunyahrejo, Tegalrejo, Jogja, pada Rabu (10/2/2016) malam lalu.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu menyebabkan talud sepanjang 33 meter dan lebar tiga meter ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Tapi satu rumah yang ditempati tiga kepala keluarga terancam," kata petugas pusat pengendalian operasional (Pusdalops) BPBD Kota Jogja, Suyatman, di Balai Kota, Jumat (12/2/2016).

Suyatman mengatakan talud ambrol itu tepatnya di RT25/ RW06 Blunyahrejo. Hal itu dikarenakan pondasi talud tergerus aliran air Sungai Buntung. Sehari pascakejadian, BPBD, Polisi, TNI, dan masyarakat langsung melakukan kerja bakti memperbaiki talud tersebut.

Perbaikan itu diakui Suyatman sifatnya sementara dengan memasang 700 karung tanah agar longsor tidak meluas hingga rumah warga.