UN 2016 : UNP di DIY Bakal Diikuti 701 Peserta

ilustrasi Ujian Nasional SMP (Burhan Aris Nugraha/JIBI - Solopos)
16 Februari 2016 08:20 WIB Jogja Share :

UN 2016 untuk perbaikan dilakukan bulan ini.

Harianjogja.com, JOGJA – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogykarta (Disdikpora DIY) melakukan sejumlah koordinasi terkait akan dilaksanakannya Ujian Nasional Perbaikan (UNP) pada 22 Februari 2016 mendatang.

Kepala Disdikpora DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan data terakhir terdapat 701 peserta yang akna mengikuti UNP di DIY. Peserta ini akan melakukan UNP tersebar di empat kabupaten/ kota Jogja.

“Dari data ini ada 169 peserta adalah siswa dari DIY, sisanya memang dari luar. Kemungkinan besar mereka yang sedang melanjutkan studi di DIY,” kata Aji saat dihubungi wartawan, Senin (15/2/2016).

Aji menambahkan UNP di Kota Jogja akan dilaksanakan di SMKN 5, sementara di Kabupaten Bantul akan dilaksanakan di SMKN 2 Sewon, Kabupaten Kulonprogo menggelar di SMKN 1 Pengasih,Kabupaten Sleman digelar di SMKN 2 Depok dan Kabupaten Gunungkidul di SMAN 1 Wonosari.

“Secara prinsip persiapan UNP ini tidak jauh berbeda dengan UN utama, termasuk dalam pengawasan. Sementara persiapan untuk soal-soalnya juga masih sama, yakni irisan kurikulum 2006 dan kurikulum 2013,” jelas Aji.

Aji mengaku sudah melakukan sejumlah koordinasi dengan pihak terkait, salah satunya perusahaan listrik Negara (PLN) agar tidak memadamkan listrik pada hari ujian. Meskipun demikian pihaknya juga telah mengantisipasi dengan penyiapan genset, jika terpaksa listrik harus dipadamkan PLN.

“UNP akan memakai UN Berbasis Komputer (UNBK), jadi lebih banyak mengunakan perangkat komputer. Maka dibutuhkan koordinasi jauh-jauh hari agar ada antisipasi gangguan teknis dan membuat nyaman peserta ujian," lanjut Aji.

Alumni UGM ini memperinci jumlah peserta UNP dari Kota Jogja sebanyak 65 orang, Kabupaten Bantul 40 orang, Kabupaten Sleman 38 orang, Kabupaten Gunungkidul 6 orang dan Kabupaten Kulonprogo 20 orang. Kebanyakan dari mereka memutuskan ikut UNP karena saat ujian utama 2015 nilainya dibawah 5,5.

“Meski hasil UNP ini tidak digunakan dalam seleksi masuk ke jenjang di atasnya namun minat peserta sangat tinggi. Untuk itu saya berharap peserta tetap berusaha mengerjakan soal dengan baik, sehingga hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal,” kata Aji.

Terpisah, Kepala Seksi Kurikulum Dikmen Disdik, Siti Bakhriyatie mengatakan akan ada 523 peserta yang ikut dalam UNP ini. Siswa asal Kota Jogja sendiri mencapai 65 orang.

“Kami memang yang paling banyak. Mungkin karena kebanyakan siswa yang ikut UNP dari luar kota menempuh pendidikan di Kota Jogja,” kata Siti.