PERTANIAN BANTUL : Serangan Hama Meluas, Pemerintah Dituding Tak Serius

Ilustrasi hama wereng (Dok - JIBI)
19 Februari 2016 23:55 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Pertanian Bantul, hama wereng masih jadi musuh utama.

Harianjogja.com, BANTUL-Pencegahan perluasan hama wereng yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul dinilai kurang serius. Akibatnya serangan hama yang kian meluas itu pun mengakibatkan bertambahnya luasan lahan gagal panen di Bantul.

Sebagai bentuk protes, sejumlah petani dari Kelompok Tani Ngupoyo Boga Dusun Greges Desa Donotirto, Kecamatan Kretek menggelar aksi bakar padi. Aksi itu mereka lakukan lantaran kecewa dengan lambannya gerak pemerintah dalam melakukan pencegahan perluasan dampak hama wereng tersebut.

Ketua Poktan Ngupoyo Boga Hari Murjiyanto mengatakan, di wilayahnya ada sekitar 20 hektar lahan padi yang puso akibat serangan wereng cokelat. Hama itu diakuiya sudah menyerang sejak tanaman masih berumur tujuh hari.

Oleh karena itulah, hingga kini pihaknya memang nyaris tak dapat melakukan apapun untuk menekan dampak kerugian akibat serangan hama itu. Menurut Hari, salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan semprotan rutin.

“Tapi ini kami sudah tak bisa melakukan apapun. Jadi lebih baik dibakar saja kan. Kami sudah frustasi,” katanya.